Juniver Girsang Terpilih Lagi Jadi Ketum Peradi SAI

- Minggu, 1 Maret 2020 | 23:52 WIB
HADIRI MUNAS III: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yassona H Laoly, usai membuka Munas III Peradi SAI berfoto bersama dengan sejumlah tamu undangan dan panitia, Jumat (28/2).
HADIRI MUNAS III: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yassona H Laoly, usai membuka Munas III Peradi SAI berfoto bersama dengan sejumlah tamu undangan dan panitia, Jumat (28/2).

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sitem pemilihan secara elektronik (e-voting), yakni one person one vote, mengantarkan Juniver  Girsang, terpilih kembali menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) periode 2020-2025.

Juniver yang sebelumnya juga ketua umum periode 2015-2020 terpilih lagi dalam Musyawarah Nasional (Munas) III, Jumat-Sabtu (28-29/2), di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Dia mengalahkan kandidat satunya, yakni Patra M Zen. Senula kandidat yang maju tiga nama, namun satu kandidat lagi, Harry Ponto menyatakan mundur. Dari 501 peserta yang melakukan resgitrasi, saat pemilihan yang berlangsung, Sabtu (29/2), Juniver meraih suara 84 persen dan 13 persen (Patra M Zen) serta sisanya tidak memilih atau abstain (3 persen).

"Model pemilihan secara e-voting ini menjadi role model dalam pemilihan ketua umum, dan Peradi SAI menjadi pionoer dan ini peristiwa sejarah dalam organisasi advokat di Indonesia," kata Patra M Zen, juga ketua panitia sidang Munas III.

Munas kali ini berlangsung dalam suasana meriah dan penuh dengan penggunaan teknologi terkini (hi-tech). Masyarakat luas bisa menyaksikan melalui akun youtube dan instagram. Munas III  bertemakan "Advokat di Era 4.0" dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yassona H Laoly, dan dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Syahroni.

Hadir juga Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Wakil dari Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI. Untuk peserta sekitar 1.000 dari 46 DPC Peradi Se-Indonesia. Saat membuka, Yasona menyampaikan, ia sangat mendukung rekonsiliasi dan bersatunya tiga wadah organsasi Peradi. pihaknya memberikan kesempatan waktu tiga bulan, ketiga organisasi Peradi itu untuk bisa bersatu, dalam wadah satu nama  kepengurusan Peradi.

Yasona juga menyampaikan tema advokat di era 4.0 amat tepat. Tugas yuris amat penting di era industri digital. "Advokat saat ini hidup di era "Everything is digital," kata Menkumham.

Juniver Girsang mengatakan, advokat Peradi SAI harus  melek teknologi dan siap bersaing di era industri digital. "Peradi Suara Advokat Indonesia menyatakan kesiapannya sejalan dengan program e-litigasi yang diluncurkan Mahkamah Agung," tegas Juniver.

Terkait, seruan untuk rekonsiliasi advokat, dia mengaku, bahwa ajakan itu sudah disampaikan sejak ia terpilih menjadi ketua umum Peradi di Munas II Makasar tahun 2015 lalu. "Saya mengucap syukur karena mimpi adanya rekonsiliasi Peradi dalam waktu dekat dapat diwujudkan berkat peran Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan bersama Menkumham," katanya.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

X