Murni Korsleting, Kebakaran Muncul dari Jam Digital

- Selasa, 21 September 2021 | 10:24 WIB
KORSLETING: Bagian atas Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang terbakar, kemarin (20/9). Kebakaran diduga karena korsleting listrik pada instalasi jam dinding digital yang ada pada menara. (44)
KORSLETING: Bagian atas Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang terbakar, kemarin (20/9). Kebakaran diduga karena korsleting listrik pada instalasi jam dinding digital yang ada pada menara. (44)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kebakaran yang terjadi di bagian atas Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang diduga kuat karena korsleting listrik.

Korsleting muncul dari instalasi listrik jam dinding digital yang ada pada menara. "Itu jam digital yang sudah lama tidak terpakai, tiba-tiba mati. Hanya itu saja, murni korsleting," kata Ketua Bidang Takmir Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, KH Multazam Ahmad saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (20/9) malam.

Dia menambahkan, bangunan menara masuk dalam rehabilitasi Masjid Baiturrahman Jawa Tengah.

Bagian bawah menara saat ini bahkan telah masuk tahap pembongkaran, termasuk instalasi listriknya. "Jadi tidak ada hal-hal lain. Memang jamnya yang jatuh yang masih ada instalasi kabel. Saya cek ke sana, ternyata memang kabelnya," terangnya.

Multazam menduga percikan api berasal dari jam dinding digital yang sudah lama tidak dipakai.

Dia menyatakan, pihak masjid sebenarnya telah mematikan setelan sakelarnya. "Mungkin yang bagian alirannya tidak dicabut. Jam tersebut donasi dari orang. Sekarang sudah tidak dipakai lagi karena sudah rusak," imbuhnya.

Aman

Salah satu pengurus Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Baiturrahman Agus Sumarsono menambahkan, jam digital tersebut berukuran 2 meter x 4 meter, dipasang di puncak menara untuk mempercantik masjid. Dia menyebut, jam beberapa kali mengalami korsleting karena elektrik yang basah terkena hujan dan terakhir terkena petir. Penjelasan dari teknisi, kata Agus Sumarsono, sejak korsleting terakhir sekitar dua tahun lalu, aliran listrik dimatikan langsung dari MCB bawah.

Namun, dalam perjalanan waktu, bisa jadi ada yang secara tidak sengaja menghidupkan MCB tersebut dan terjadilah korsleting seperti sekarang ini. "Alhamdulilahsemua sudah aman dan sudah teratasi dengan baik," imbuhnya.

Bagian atas Menara Masjid Baiturrahman Semarang terbakar, pukul 18.20 Senin (20/9) kemarin. Dalam video amatir yang beredar luas, api terlihat membakar bagian puncak menara masjid. Percikan api beberapa kali terjatuh dari bagian menara. Namun kobaran api tidak meluas.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X