Program 1 Juta Rumah untuk Rakyat Dinikmati 70 Persen MBR

- Senin, 17 Februari 2020 | 14:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Presiden Republik Indonesia  Ma’ruf Amin mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun ini, program 1 juta rumah untuk rakyat ini 70 persen sudah dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk itu, pemerintah akan memperbanyak program bagi MBR, terutama di sektor informal seperti tukang ojek, pangkas rambut sampai  petugas penjaga masjid agar bisa memiliki hunian dan rumah.

Dijelaskan, untuk pencapaian program 1 juta rumah selama  tahun 2018 -2019 sudah mencapai  angka di atas 1 juta unit. Namun pencapaian tersebut masih perlu ditingkatkan apalagi saat ini kalangan milenial banyak yang ingin memiliki rumah. Kyai Ma’ruf juga meminta agar BTN menyasar kalangan milenial yang saat ini diperkirakan mencapai  81 juta orang atau 30  persen dari jumlah penduduk Indonesia.

"Jumlah milenial mencapai  81 juta orang atau 30  persen dari jumlah penduduk Indonesia.  Untuk itu pemerintah perlu mendorong pengembang untuk bisa menyediakan rumah untuk bisa dinikmati para milenial. Pengembang tidak hanya perhatikan konsep modernitas saja, tetapi juga harus memperhatikan  konsep rumah berbudaya, religius  serta air dan sanutasinya sudah tersedia,” tegasnya.

Ia juga meminta BTN memberikan penegasan kepada pengembang dengan tidak mencairkan pembiayaan jika sanitasi dan ketersediaan air bersih bagi hunian belum ada. “Karena ini berpengaruh pada resiko stunting yang harus kita tekan angkanya. Stunting kita 27 persen lebih, pemerintah targetkan menjadi 15% pada 2024, ini target ambisius oleh karena itu kita semua harus membantu termasuk ke program penyediaan rumah,” pintanya.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X