Bank Jateng Dorong Borobudur Maraton Jadi Event Internasional

- Jumat, 31 Januari 2020 | 17:41 WIB
Foto Jatengprov.go.id
Foto Jatengprov.go.id

JAKARTA, suaramerdeka.com - Memasuki tahun ke-4 pada 2020 ini, Borobudur Marathon makin dikenal penggemar olah raga lari. Pada penyelenggaraan tahun lalu, Borobudur Marathon diikuti lebih dari 10 ribu pelari.

"Borobudur Marathon tidak hanya menjadi event unggulan dari Bank Jateng, melainkan juga Jawa Tengah," ujar Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno ditemui di kawasan Senayan, Kamis (30/1/2020) malam.

Menurutnya, Borobudur Marathon sudah menjadi even nasional. Kedepannya, pihak Bank Jateng mulai berpikir menjadikan Borobudur Marathon sebagai event internasional. Dia juga berharap, Borobudur Marathon juga bisa jadi magnit parawisata di Jawa Tengah. "Sekarang menuju kesana," ujarnya.

Karenanya, lanjut Supriyatno, dukungan masyarakat, baik masyarakat dalam lingkungan Borobudur maupun Jawa Tengah amat dibutuhkan. Dia berharap Borobudur Marathon bisa menjadi even kebanggaan bersama. Dia beralasan, even ini bukan hanya semata kegiatan olahraga, tetapi sport tourism yang mengikutsertakan aktivitas lainnya seperti kuliner dan perhotelan. Bank Jateng, menurut Supriyatno, juga mendorong tumbuhnya home stay dan peningkatan kualitas kuliner khas warga setempat.

"Jika itu bisa, maka Borobudur Maraton akan menjadi kegiatan olahraga, budaya, sekaligus pemberdayaan ekonomi setempat," kata Supriyatno.

Dia mengaku, saat ini dukungan dari pemerintah daerah amat baik. Dicontohkannya, saat ini infrastruktur pendukung terus disempurnakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Jalanan kampung yang dijadikan lintasan lari akan diperbaiki bahkwan mungkin bisa diperlebar sehingga bisa memenuhi standar internasional.

"Kalau ini bisa saya kira akan menjadi ideal dan Borobudur Maraton bisa jadi event internasional," tuturnya.

Menyinggung jumlah peserta, Supriyatno menyebut, saat ini pihaknya baru sekitar 25 persen atau seperempat yang bisa diserap. Tahun lalu ada 10.300 peserta bisa ikut marathon dari 40-50 ribu pendaftar.

"Kita tidak bisa menyerap semua pesert Memasuki tahun ke-4 pada 2020 ini, Borobudur Marathon makin dikenal penggemar olah raga lari. Pada penyelenggaraan tahun lalu, Borobudur Marathon diikuti lebih dari 10 ribu pelari.a karena kita harus sadari semakin banyak peserta maka dukungan infrastruktur harus memadai," katanya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X