Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Red
- Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB
SM/twitter.com/kemenkomarves : Luhut Binsar Pandjaitan
SM/twitter.com/kemenkomarves : Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo membentuk Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Pembentukan tim ini tertuang dalam Keppres No 15/2021 dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk sebagai ketua tim.

Tim Gernas BBI berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Selanjutnya, Luhut dibantu tiga wakil ketua, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Gubernur Bank Indonesia (BI), dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun ketua harian dijabat oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Lalu, ada 23 menteri dan kepala badan/lembaga yang turut menjadi anggota tim. Tim Gernas BBI ini memiliki empat tugas utama sebagaimana tertera dalam Pasal 3 Kepres 15/2021.

Pertama, melaksanakan kegiatan pencapaian target Gernas BBI yang meliputi peningkatan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau industri kecil dan menengah, termasuk pelaku ekonomi kreatif yang masuk dalam ekosistem digital.

Kemudian, peningkatan jumlah penjualan atau transaksi pembelian produk lokal; peningkatan daya beli masyarakat, perluasan pasar, akses permodalan, pelatihan, pendataan, dan percepatan siklus ekonomi lokal melalui belanja produk lokal serta stimulus ekonomi untuk UMKM atau industri kecil dan menengah, termasuk pelaku ekonomi kreatif Gernas BBI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tugas kedua, menyelaraskan program Gernas BBI dengan kampanye publik Gernas BBI. Ketiga, monitoring dan evaluasi pelaksanaan pencapaian target Gernas BBI.

Terakhir, pelaporan data perkembangan Gernas BBI Dalam pelaksanaan tugas, Tim Gernas BBI dapat melibatkan kementerian/lembaga lain, pemerintah daerah, asosiasi, industri, organisasi profesi, akademisi, dan media. Ketua Tim Gernas BBI juga dapat membentuk kelompok kerja sesuai kebutuhan.

Berdaya Saing

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan menilai, kampanye Gernas BBI perlu diimbangi dengan dukungan agar pelaku UMKM bisa berdaya saing. Hingga Agustus lalu tercatat ada sekitar 14 juta UMKM yang sudah masuk ke ekosistem digital (onboarding) seiring dengan kampanye masif dalam program Gernas BBI.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Sumber: Antara, detik.com

Tags

Terkini

Umrah Segera Dibuka, Simak Syaratnya Saat Pandemi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:15 WIB

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB
X