Tender Tol Bandung-Cilacap Dipercepat

- Senin, 13 Januari 2020 | 17:51 WIB
Ilustrasi istimewa
Ilustrasi istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pembangunan Jalan Tol Bandung-Cilacap tetap menjadi atensi pemerintah untuk segera direalisasikan. Di antaranya melalui langkah mempercepat pelaksanaan tender proyek tersebut.

Hal itu dikatakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M Basuki Hadimuljono di sela-sela penganugerahan gelar doktor kehormatan ITB untuk M Jusuf Kalla di aula barat kampus tersebut, Senin (13/1).

"Ini mau dipercepat tendernya, ini sudah siap kalau di Perpresnya ini harus ada pra kualifikasii dulu, tapi ini akan (makan waktu) lama, makanya saya sudah minta ke Menko Maritim ini tidak usah pra kualifikasi langsung saja," tandasnya.

Hanya saja, katanya, langkah tersebut tetap mempertimbangkan aturan yang berlaku. Karena itu, tahapan prakualifikasi tetap dilakukan di antaranya sembari memasukan penawaran sehingga tak melanggar Perpres untuk mempercepat tender.

Pembangunan jalan tol dari Bandung ke Cilacap sepanjang 201 kilometer itu rencananya bakal dilakukan dalam dua tahap. Untuk tahap pertama, pengerjaannya mencakup Bandung-Tasikmalaya sejauh 90 Km yang ditargetkan beroperasi pada 2024.

Kehadiran Tol Gemerlap itu, karena mempunyai lintasan Gedebage, Bandung-Majalaya, Kabupaten Bandung, Banyuresmi, Garut, Tasikmalaya, hingga Cilacap, diproyeksikan mengurangi kepadatan arus di lintas selatan sekaligus penunjang pengembangan wisata di selatan Jabar.

Setelah tahap pertama rampung, pengerjaan berikutnya adalah menghubungkan Tasikmalaya-Cilacap pada 2025. Trasenya di antaranya menyediakan bukaan bagi objek wisata Pantai Pangandaran dengan membangun exit toll di dekat Kalipucang yakni Patimuan, Cilacap.

Tol Cisumdawu

Selain Cigatas, Basuki Hadimuljono juga menyatakan bahwa pihaknya tengah memprioritaskan pula penyelesaian Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Tol ini diproyeksikan menunjang kemudahan akses menuju Bandara Kertajati.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X