Napoleon Buat Surat Terbuka, Akui Tak Menyesal Menganiaya Muhammad Kece

- Senin, 20 September 2021 | 18:51 WIB
Irjen Napoleon/Foto Pikiran Rakyat
Irjen Napoleon/Foto Pikiran Rakyat

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Irjen Napoleon mengaku tak menyesal meski sudah menganiaya Muhammad Kece.

Napoleon melalui surat terbukanya tegas tak menyesal menganiaya Kece, karena sudah menghina agamanya.

“Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak dengan Allah-ku, Al-Quran, Rasulullah SAW, dan akidah Islamku. Karenanya, saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apa pun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” tulis Napoleon di surat terbukanya, Minggu 19 September 2021.

Bareskrim akan segera melakukan gelar perkara atas kasus penganiayaan tersebut. Diduga kuat akan Napoleon akan kembali ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Kapolda Jateng Tinjau Baksos Dan Vaksinasi Alumni Akpol 97 di Kendal

Diketahui, Irjen Napoleon adalah terpidana suap dan penghapusan red notice, yang merupakan tema satu tahanan dengan Kece.

Muhammad Kece ditangkap 24 Agustus 2021 di tempat persembunyiannya di Kabupaten Badung, Bali, sekitar pukul 20.00 WITA.

Penyidik menyita dua unit ponsel, tiga SIM card, dua modem WiFi, satu recorder, dan satu power bank.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umrah Segera Dibuka, Simak Syaratnya Saat Pandemi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:15 WIB

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB
X