Sistem Komunikasi Masih Rentan dan Mahal, Penyebarluasan Peringatan Dini Tak Maksimal

- Senin, 20 September 2021 | 10:36 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menuturkan, sistem komunikasi yang mendukung penyebarluasan informasi, juga masih cukup rentan dan sangat mahal.

Dicontohkan, saat terjadi gempabumi di Palu tahun 2018 lalu, sistem komunikasi lumpuh total akibat robohnya BTS karena gempa.

Alhasil, informasi Peringatan Dini tidak dapat tersebar ke masyarakat di daerah terdampak, termasuk data monitoring muka laut di daerah terdampak tidak dapat terkirim/terbaca.

Padahal data tersebut sangat diperlukan dalam monitoring dan verifikasi/konfirmasi Peringatan Dini.

Baca Juga: Peraturan Pelabelan Kemasan Pangan Bisa Matikan Industri Pangan Indonesia

Penyebaran informasi dari BMKG ke Pemerintah Daerah juga diback-up dengan jaringan komunikasi satelit.

Namun, kata Dwikorita, cara tersebut memakan biaya yang cukup mahal karena masih terkena tarif komersil. Menurut Dwikorita, Idealnya diperlukan sistem satelit khusus untuk mitigasi/pencegahan bencana yang bebas tarif.

"Saat ini kami masih berupaya untuk mewujudkan hal tersebut, dengan terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo," terangnya.

Kendala lain yang dihadapi adalah banyaknya sirine peringatan dini tsunami yang mati total alias tidak berfungsi. Selain karena faktor usia, tidak berfungsinya sirine tersebut akibat Pemerintah Daerah kesulitan anggaran untuk melakukan pemeliharaan yang memadai.

Baca Juga: Festival Musikalisasi Puisi Jawa Tengah: SMA Negeri 4 Surakarta Jadi Penampil Terbaik I 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X