Efektivitas Sistem Peringatan Dini, Dwikorita Ungkap Sejumlah Kendala

- Senin, 20 September 2021 | 09:36 WIB
Ilustrasi. Prakiraan BMKG cuaca wilayah Depok-Bogor . (tangkapan layar BMKG)
Ilustrasi. Prakiraan BMKG cuaca wilayah Depok-Bogor . (tangkapan layar BMKG)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala BMKG, Prof Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa mitigasi ataupun sistem peringatan dini tidak akan berhasil efektif bila hanya dilakukan oleh satu lembaga saja, atau oleh beberapa lembaga yang terfragmentasi/ tidak terintegrasi.

Hal ini sejalan dengan amanah Perpres no 93 tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami (InaTEWS).

Di mana sistem peringatan dini harus dioperasikan dengan kolaborasi yang holistik dan terintegrasi, secara menerus, berkelanjutan, yang dilakukan oleh berbagai pihak/lembaga dari Pusat hingga ke Daerah.

"Sistem Peringatan Dini ini terdiri dari bagian Hulu dan bagian Hilir. Bagian Hulu dikoordinasikan oleh BMKG di Pusat, fokus pada hal teknis untuk menangani monitoring dan processing data, analisis/modelling dan disseminasi informasi ke BNPB, TNI, Polri dan Media, serta terutama ke Pemerintah Daerah/BPBD," paparnya.

Baca Juga: Vaksinasi di Bumiayu: Ratusan Pelajar Antusias Mengikuti, Sasar Kalangan Umum

Untuk bagian hilir, kata dia, dikoordinasikan oleh BNPB dengan fokus meneruskan informasi BMKG yang sudah diterima BPBD atau Pusdalops.

Kemudian secara seketika oleh BPBD disebarkan/diamplifikasi ke warga masyarakat yang terdampak di hilir.

Sementara itu, dari fact finding di lapangan, Dwikorita juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam upaya memperkuat sistem peringatan dini gempa dan tsunami ini.

Di antaranya adalah jam operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota yang belum semua beroperasi 24 jam tujuh hari.

Baca Juga: Gerakkan Roda Perekonomian, Pemkab Banyumas Usulkan Desa Wisata Bisa Dibuka

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X