Tertinggi Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jateng

Red
- Senin, 20 September 2021 | 01:10 WIB
SM/rep setkab.go.id - Joko Widodo
SM/rep setkab.go.id - Joko Widodo

JAKARTA - Pasien yang sembuh dari Covid-19 terus bertambah dan Jateng menjadi provinsi penyumbang pasien sembuh tertinggi atau paling banyak. Berdasar data Kementerian Kesehatan, Sabtu (18/9), pasien yang sembuh dari Covid-19 paling bertambah 7.076 orang, sehingga jumlahnya menjadi 3.983.140 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga mengungkapkan, penambahan pasien sembuh harian di Jateng mencapai 1.306 orang, disusul Jatim 558 kasus, Jabar 430 kasus, Yogyakarta 410 kasus, dan Kaltim 410 kasus. Di sisi lain, kasus positif juga masih bertambah.

Namun, jumlahnya semakin kecil/sedikit dan jauh dari angka kesembuhan. Kini penambahan jumlah kasus positif Covid-19 tinggal 3.385 orang. Dengan penambahan tersebut, jumlah penderita Covid-19 dari awal pandemi hingga Sabtu (18/9) menjadi 4.188.529 kasus.

Kasus Aktif Berkurang

Dari jumlah tersebut, penambahan kasus positif harian kini ditempati Jatim dengan 314 kasus. Posisi itu disusul Jateng dengan 298 kasus, Jabar 238 kasus, Sumut 232 kasus, dan DKI Jakarta 200 kasus.

Kasus aktif juga berkurang 3.876 kasus sehingga secara keseluruhan menjadi 65.066 penderita dan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 264.144 kasus. Pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan mencapai 276.094 spesimen.

Untuk provinsi dengan akumulasi positif terbanyak, yakni DKI Jakarta mencapai 856.006 kasus, Jabar 700.481 kasus, Jateng 479.083 kasus, Jatim 392.973 kasus, dan Kaltim 155.573 kasus.

Kasus meninggal dunia sebanyak 140.323 setelah bertambah 185 orang. Sementara itu, pemerintah terus menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk warga usia 12 tahun ke atas. Melalui akun instagramnya @jokowi yang dikutip Minggu (19/9), Presiden Joko Widodo kembali menekankan hal tersebut. Jokowi juga menandaskan, Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19 apabila masyarakat mendapat vaksinasi dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

”Pelajar dan guru, perawat dan dokter, anak muda sampai lanjut usia, petani dan nelayan, pengemudi ojek sampai pilot, serta semua orang yang berusia 12 tahun ke atas harus divaksinasi. Hanya dengan vaksinasi dan ketaatan menjalankan protokol kesehatan, kita bisa keluar dari jerat pandemi ini,” ujarnya.

Jokowi menyadari semua lapisan masyarakat telah merindukan hidup dengan situasi yang normal. Untuk itu, Presiden kembali mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi nasional yang disediakan pemerintah agar dapat beraktivitas normal kembali. Untuk diketahui, pemerintah menetapkan target vaksinasi untuk 208.265.720 warga.

Dari jumlah itu, berdasar data Satgas Penanggulangan Covid-19, warga yang sudah mendapatkan vaksin tahap I mencapai 79.515.356 jiwa. Sementara warga yang telah menerima vaksin komplit atau tahap II mencapai 45.134.194 jiwa dan vaksinasi tahap III untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 855.804 jiwa.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X