Hadapi Ledakan Mobilitas Penduduk

- Sabtu, 18 September 2021 | 01:39 WIB
SM/istimewa : TIM PERANCANG : Tim perancang Sky Trem untuk mengurai kemacetan. (55)
SM/istimewa : TIM PERANCANG : Tim perancang Sky Trem untuk mengurai kemacetan. (55)

Trem yang didesain dengan dua gerbong menerapkan transportasi tanpa awak dengan ketepatan waktu hingga 99 persen,” tutur Reyhan.

Sky Trem dilengkapi dua sensor dengan fungsi yang berbeda. Sensor pertama membuat trem berhenti secara otomatis ketika sampai di stasiun dengan memberikan sinyal dari jarak 100 meter sebelum stasiun.

Sensor kedua diterapkan di pintu gerbong trem untuk mobilitas buka tutup pintu gerbong. Jarak antara stasiun satu dengan stasiun berikutnya sekitar satu kilometer. Kecepatannya berkisar 40-60 kilometer per jam.

Prawesti menjelaskan, Sky Trem dilengkapi aplikasi khusus untuk memudahkan masyarakat melihat jadwal pemberangkatan dan kedatangan serta pembelian dan pembayaran tiket.

Pembayaran tiket dapat dilakukan dengan cara transfer, e-money, berlangganan, dan tunai. Aplikasi juga menyediakan fitur khusus yang berguna sebagai tempat kritik dan saran.

”Kendaraan ramah lingkungan tersebut menjawab tujuan agenda pembangunan berkelanjutan ke-11 yakni kota dan pemukiman yang berkelanjutan,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB
X