Hadapi Ledakan Mobilitas Penduduk

- Sabtu, 18 September 2021 | 01:39 WIB
SM/istimewa : TIM PERANCANG : Tim perancang Sky Trem untuk mengurai kemacetan. (55)
SM/istimewa : TIM PERANCANG : Tim perancang Sky Trem untuk mengurai kemacetan. (55)

Ledakan mobilitas penduduk bakal terjadi ketika kondisi berangsur membaik. Daerah Istimewa Yogyakarta salah satu kota terpopuler di Indonesia menjadi salah satu yang bakal menerima luapan manusia.

MASUKNYA pendatang lama dan baru mengakibatkan bertambahnya jumlah penduduk dan juga volume kendaraan.

Ini bisa menimbulkan permasalahan transportasi seperti kemacetan dan peningkatan jumlah emisi gas buang.

Transportasi massal merupakan salah satu kebijakan yang bisa diambil untuk mengurai kemacetan. Salah satunya, bus Trans Jogja untuk melayani kebutuhan transportasi umum.

”Tapi keberadaan angkutan itu ternyata belum mampu menjawab berbagai masalah transportasi. Ketersediaan transportasi umum yang kurang memadai berakibat pada peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang memiliki efek peningkatan polusi udara,” papar mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, Cecep Wahyu Cahyana.

Melihat kondisi tersebut, ia bersama Reyhan Aditya Adam dari Prodi Pendidikan Teknik Mekatronika dan Prawesti Eka Listyaningrum dari Prodi Akuntansi merancang alat transportasi ramah lingkungan dan bebas kemacetan, Sky Trem.

Selokan Mataram Menurut Cecep, Sky Trem merupakan transportasi jenis trem yang menggunakan listrik dalam operasionalnya sehingga lebih ramah lingkungan.

Ia dan teman-temannya membuat konsep lengkap yang bakal mampu mengurai kemacetan. Kendaraan ini memiliki jalur sendiri yang berada di atas jalan-jalan utama Yogyakarta dan memanfaatkan lahan kosong di atas Selokan Mataram.

Sky Trem menerapkan Internet of Things (IoT) dalam operasionalnya dan terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti Trans Jogja. Sky Trem selain menjadi transportasi umum untuk mobilitas masyarakat juga sebagai experience tourism.

”Trem dirancang berornamen batik kawung dan Tugu Jogja sebagai hiasan. Warna dominan warna hijau kuning sebagai warna khas Keraton Yogyakarta.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X