Borobudur dan Prambanan Mulai Dibuka

- Sabtu, 18 September 2021 | 01:20 WIB
SM/Dananjoyo Kusumo : MENGECEK SARANA: Petugas mengecek sarana bagian dari protokol kesehatan dalam menyambut uji coba pembukaan wisata candi di Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/9). (55)
SM/Dananjoyo Kusumo : MENGECEK SARANA: Petugas mengecek sarana bagian dari protokol kesehatan dalam menyambut uji coba pembukaan wisata candi di Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/9). (55)

Sementara itu, pemerintah meminta agar pengelola tempat wisata tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bila melanggar sanksi tegas bakal diterapkan.

Di Pati, para pengelola tempat wisata ditunjukkan simulasi pembukaan tempat wisata alam dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Simulasi itu dilakukan di Agro Wisata Jollong baru-baru ini. Dinporapar memperlihatkan kepada para pengelola wisata bagaimana protokol kesehatan saat masuk dan menikmati tempat wisata.

Simulasi dimulai dari pintu masuk. Petugas memeriksa suhu badan dan pemakaian masker. Bagi yang tidak pakai masker tidak diperkenankan masuk.

Total ada 20-an lebih pengelola wisata alam yang mengikuti kegiatan ini. Plt Kepala Dinporapar Pati, Edi Sulistyono mengatakan, pembukaan wisata lantaran Pati memang sudah masuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di level 2.

Hanya saja kontrol tempat wisata bakal tetap diperhatikan. ”Seperti pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas tempat wisata. Hal itu sebagai antisipasi kerumunan.

Apalagi pandemi belum berakhir. Karena itu kami kumpulkan para pengelola wisata untuk melakukan simulasi dulu. Sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan saat ada pembukaan destinasi,” terang Edi usai meninjau simulasi tersebut.

Dia menegaskan, penerapan protokol kesehatan secara ketat memang merupakan aspek terpenting dalam pembukaan pariwisata. Sehingga tidak timbul klaster Covid-19 di tempat wisata.

Mulai pintu masuk, pengawasan di dalam destinasi harus dipersiapkan. ”Biasanya ada pengunjung yang waktu masuk pakai masker, tapi begitu sudah di dalam, masker dicopot.

Kemudian bergerombol juga. Itu harus diingatkan oleh pengelola,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menyebut tak segan menutup jika ditemukan yang tak taat.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Liga Spanyol: Barcelona Menang 3-1 di Kandang Villarreal

Minggu, 28 November 2021 | 05:26 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X