Korban Taruna PIP Semarang Meninggal Dipukul di bagian Perut Menggunakan Kaki dan Lutut

- Jumat, 17 September 2021 | 23:27 WIB
Reka adegan kekerasan mahasiswa PIP ( Foto :suaramerdeka.com /Antaranews.com )
Reka adegan kekerasan mahasiswa PIP ( Foto :suaramerdeka.com /Antaranews.com )

SEMARANG, suaramerdeka.com. Zidan Muhammad Faza, Taruna PIP Semarang ternyata meninggal karena dipukul dan ditendang dibagian perut menggunakan kaki dan lutut. 

Hal itu terungkap saat rekonstruksi digelar di Mapolrestabes Semarang atas berbagai pertimbangan, Kamis, 16 September 2021. 

Penganiayaan itu dilakukan di Mes Indo Raya, Jalan Genuk Krajan, pada Senin (6/9/2021) pukul 23.00 WIB.

Mess itu merupakan tempat tinggal tersangka dan beberapa orang saksi, yang turut menjadi korban penganiayaan.

Baca Juga: Pengurus NU Kota Semarang Dipenuhi Kiai-Kiai Muda, Hendi: Langsung Gas Pol

Mess tersebut merupakan rumah kontrakan yang disewa oleh para taruna sebagai tempat tinggal.

"Dari hasil pengakuan awal tersangka hanya menggunakan tangan. Tapi ini terbukti pelaku melakukan dengan kaki dan lutut yang menyebabkan kematian korban. Bukan hanya diperut saja, korban juga dipukul di bagian dada dan paha,” kata Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang AKP Agus Supriyadi. 

Dalam rekonstruksi itu ada 20 adegan diperagakan lima tersangka saat menganiaya korban. 

Polisi pun masih mendalami dugaan kelalaian yang dilakukan pihak Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang

Unsur dari internal PIP Semarang juga dimintai keterangan, seperti petugas keamanan kampus serta bagian pembinaan taruna.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Kumpulkan 4 Gubernur di Semarang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:38 WIB
X