Peneliti RCMG Dorong Infrastruktur Food Estate Humbahas Segera Dirampungkan

- Jumat, 17 September 2021 | 21:00 WIB
Foto : lahan pertanian di food estate Humbahas. Suaramerdeka.com /Setkab.
Foto : lahan pertanian di food estate Humbahas. Suaramerdeka.com /Setkab.

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peneliti Research Center Media Group (RCMG) mendorong pihak-pihak terkait agar secepatnya merampungkan pembangunan infrastruktur Food Estate Humbang Hasundutan (Humbahas) sehingga rakyat segera dapat memperoleh manfaat dari proyek lumbung pangan nasional itu.

Assosiate Researcher RCMG Dr Irwansyah mengatakan lumbung pangan nasional di Kabupaten Humbahas dengan keseluruhan luas lahan mencapai 785 hektare itu, tersebar di Desa Hutajulu seluas 120,5 hektare, di Desa Ria Ria seluas 411,5 hektar, dan Desa Parsingguran seluas 253 hektar.

‘’Beberapa bulan lalu dari proyek strategis nasional ini, khususnya di Desa Ria Ria telah panen kentang dengan hasil yang bagus, baik secara kualitas maupun kuantitasnya.

Baca Juga: Pelaku Industri Kecil Menengah Dibekali Keterampilan Membatik

Karena itu, masyarakat menanti penyelesaian pembangunan infrastruktur agar tiga desa food estate, yaitu Hutajulu, Ria Ria dan Parsingguran segera dapat teroptimalkan,’’ ujar Assosiate Researcher RCMG Dr Irwansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 17 September 2021.

Menurut Irwansyah pola pengembangan infrastruktur di proyek strategis nasional Humbahas ini sudah sangat tepat, yaitu memperpadukan antara dua kementerian.

‘’Kementerian Pertanian dan PUPR bahu-membahu dalam membangun lumbung pangan nasional ini. Karena itu, kedua instansi ini harus selalu bersinergi dalam perencanaan infrastruktur irigasi dan sarana prasarana pertanian lainnya,’’ujarnya.

Menurut Irwansyah, pengembangan food estate di Humbahas itu tidak sekadar hanya mencetak lahan, menanaminya, dan memetik hasil panen, tetapi lebih daripada itu.

‘’Sebagaimana telah disampaikan Kementan, pengembangan food estate Humahas sebagai lumbung pangan nasional itu akan dikelola secara integrasi dari hulu hingga hilir, sehingga produk yang dihasilkan bukan lagi sekadar bahan pangan mentah,

tetapi meningkat hingga produk olahan dengan nilai tambah yang tinggi bagi petani dan dapat menggenjot perekonomian wilayah,’’ ujar doktor ilmu komunikasi yang menekuni komunikasi pertanian itu.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X