Bangkitkan Pengalaman Seni Mahasiswa, UT Gelar Kompetisi Paduan Suara Tingkat Nasional

- Minggu, 1 Desember 2019 | 13:55 WIB
foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

TANGERANG, suaramerdeka.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas, memperluas wawasan dan membangkitkan pengalaman dalam jiwa seni mahasiswa, Universitas Terbuka (UT) untuk kali pertama menyelenggarakan kompetisi paduan suara tingkat nasional "The 1st Universitas Terbuka National Choir Festival 2019" dengan tema "Terbuka Memadu Suara Nusantara".

"Ada beberapa tujuan yang ingin kita capai yang pertama terkait dengan pembinaan bakat minat dari mahasiswa menjalankan tingkat kemampuan mereka dalam bidang seni dan suara yang merupakan bagian sangat penting bagi mahasiswa. Agar mereka bukan hanya belajar konsep teori-teori unggulan tapi juga bisa mengembangkan minatnya dalam bidang seni," ujar Rektor UT Prof Ojat Darojat di Kampus UT, Pondok Cabe, Tangsel.

Para peserta merupakan kelompok paduan suara mahasiswa yang mewakili suatu perguruan tinggi negeri (PTN) dan PTS wilayah Jawa dan Sumatera bagian Selatan. Pada babak penyisihan yang dilakukan secara online yang berlangsung pada 29 Oktober sampai 2 November 2019 terpilih 10 kelompok paduan suara sebagai finalis yang tampil pada 30 November di Kampus UT.

"Kami berharap para peserta dari berbagai perguruan tinggi ini bisa membangun silaturahmi dan kerja sama. Sehingga nanti pembinaan mahasiswa bukan hanya di tingkat lokal tapi juga nasional," tuturnya.

Dengan adanya kegiatan festival paduan suara tingkat nasional diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kepribadiannya agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan mengembangkan kebudayaan nasional.

"Apalagi ada kecenderungan go lokalisasi. Jadi kita ini di situasi global tetapi mereka belajar dalam lingkup lokal atau daerah, ini kan sangat tidak baik," jelasnya.

Menurutnya, para mahasiswa harus tahu ada cross culture understanding sehingga mereka nanti bisa tahu dan mengenal ada budaya dari suku suku-suku lain di Indonesia. "Ini adalah wahana untuk mengenalkan UT ke masyarakat luas. Juga sumbangsih UT seiring dengan program pemerintah meningkatkan Angka partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi yang sekarang kalah dengan negara tetangga," terangnya.

Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Didin Wahidin, mengapresiasi kompetisi paduan suara tingkat nasional yang dilaksanakan UT. Kegiatan-kegiatan kemahasiswaan seperti ini salah satunya untuk menangkal radikalisme di lingkungan kampus.

"Banyak kegiatan kemahasiswaan yang bernilai positif, salah satunya kompetisi ini. Selain meningkatkan APK, juga menghilangkan paham-paham negatif," kata Didin

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X