Vaksinasi Bersama BPJS Ketenagakerjaan Tembus 90.000 Dosis

- Kamis, 16 September 2021 | 22:37 WIB
Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo bersama dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, serta Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, turun ke lapangan untuk meninjau jalannya proses vaksinasi tahap pertama di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Kamis (16/9). (SM/Muhammad Arif Prayoga)
Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo bersama dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, serta Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, turun ke lapangan untuk meninjau jalannya proses vaksinasi tahap pertama di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Kamis (16/9). (SM/Muhammad Arif Prayoga)

SURAKARTA, suaramerdeka.com - Kantor BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 untuk pengemudi ojek online dan masyarakat umum, di Convention Hall Terminal Tirtonadi.

Program Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK ini merupakan yang kesembilan belas kalinya digelar.

Diperkirakan, 90.000 dosis vaksin telah disebarkan kepada masyarakat pekerja di Jakarta, Tangerang, Bandung, Karawang, Denpasar, Madura, Jambi, Pangkalpinang, Bukit Tinggi, Makassar, Samarinda dan Pontianak.

Ini merupakan rangkaian dari program ''Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK'' yang diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan Covid-19.

Baca Juga: Sundance Film Festival 2021: Joko Anwar, Mira Lesmana, dan Angga Sasongko Hadir sebagai Panelis

Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar kegiatan ini terus berjalan di seluruh Indonesia.

Penyelenggaraan vaksinasi, BPJAMSOSTEK berkolaborasi dengan Pemkot Surakarta dan Grab Indonesia, menargetkan 3.000 dosis vaksin bagi mitra Grab, penyandang disabilitas dan masyarakat umum. Terutama yang terdaftar sebagai peserta Jamsostek.

''Ini merupakan bentuk komitmen kami, untuk mempercepat proses kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat. Semakin banyak yang divaksin, semakin tenang bekerja, maka produktivitas semakin meningkat.

Selain itu, peserta mitra grab yang divaksin, sekaligus juga didaftarkan menjadi peserta Jamsostek selama 3 bulan.

Diharapkan setelah itu, mereka bisa melakukan iuran secara mandiri. Harapannya, kita dapat membangun keasadaran masyarakat, untuk membuat mengerti pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,'' tegas Anggoro, di sela-sela acara vaksinasi, Kamis (16/9).

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Hadapi Pemilu 2024, Airlangga Hartarto Minta Doa Ulama

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28 WIB

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X