UU Masyarakat Adat Harus Segera Direalisasikan, Lestari Moerdijat Ajak Anggota Parlemen Mewujudkannya

- Kamis, 16 September 2021 | 14:05 WIB
Masyarakat Adat (foto ilustrasi: indramayu.pikiran-rakyat.com)
Masyarakat Adat (foto ilustrasi: indramayu.pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Mewujudkan undang-undang (UU) perlindungan hak masyarakat adat adalah pengakuan secara menyeluruh terhadap masyarakat adat sebagai bagian utuh dari kehidupan berbangsa.

"RUU Masyarakat Adat sejak September 2020 sudah dibahas di Baleg dan disepakati untuk dilanjutkan ke Paripurna sebagai RUU usulan dari DPR, tetapi hingga kini para pimpinan DPR belum juga merealisasikannya," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi secara daring bertema Masyarakat Adat Indonesia Belum Merdeka yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu, 15 September 2021.

Diskusi yang dimoderatori Drs. Luthfi A Mutty MSi (Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI) itu dihadiri oleh Willy Aditya S Fil MDM (Wakil Ketua Baleg DPR RI), Arimbi Heroepoetri SH LMM (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI), Abetnego Tarigan MIL  (Deputi II Kantor Staf Presiden) dan Kunthi Tridewiyanti SH MA (Wakil Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Adat) sebagai narasumber.

Lestari mengatakan, konstitusi UUD 1945 secara jelas memuat bahwa salah satu tujuan bernegara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Karena hingga kini masyarakat adat masih mengalami kesulitan dan keterbatasan dalam menjaga, mengelola dan mendapatkan wilayah adat mereka.

Lestari berharap, semua pihak, termasuk para pimpinan di parlemen, bergerak bersama untuk mewujudkan undang-undang masyarakat adat.

Sebagai upaya negara mewujudkan perlindungan bagi setiap warga negara Indonesia.

Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI, Arimbi Heroepoetri mengungkapkan konstitusi kita mengakui eksistensi masyarakat adat terutama pada Pasal 18 dan Pasal 28 UUD 1945.

Amanat dalam konstitusi itu, jelas Arimbi, membutuhkan aturan turunan setingkat undang-undang yang mampu menerjemahkan mandat dari konstitusi tersebut.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X