Presidensi G20 Indonesia, Menlu: Inklusivitas Akan Jadi Salah Satu Kata Kunci

- Kamis, 16 September 2021 | 10:00 WIB
Presiden didampingi Menlu dan Menkeu saat mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor. (BPMI Setpres)
Presiden didampingi Menlu dan Menkeu saat mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor. (BPMI Setpres)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia akan memegang semangat utama pulih bersama selama memegang tongkat estafet Presidensi G20 yang akan dimulai pada 1 Desember 2021.

Semangat inklusivitas, solidaritas, kerja sama, kolaborasi, dan kemitraan meng diperlukan untuk pulih bersama dalam Preisdensi G20.

Hal ini ditekankan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi dalam keterangan pers bersama terkait Kesiapan Presidensi G20 Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa, 14 September 2021 malam.

“Inklusivitas akan menjadi salah satu kata kunci dalam Presidensi G20 Indonesia. Indonesia tidak hanya akan memperhatikan kepentingan anggota G20 saja namun juga kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan. Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia,” ujar Menlu.

Baca Juga: Kulit Kamu Berminyak? Yuk Simak Tips untuk Merawatnya

Indonesia, kata Menlu, akan memberikan perhatian besar kepada negara berkembang baik di Asia, Afrika, Amerika Latin, termasuk negara-negara kepulauan kecil di Pasifik dan Karibia.

“Kami juga akan merangkul keterlibatan berbagai kalangan perempuan, pemuda, akademisi, dunia usaha, dan parlemen,” imbuhnya.

Menlu menuturkan, selama menjalankan tugas Presidensi G20 ini, papar Menlu, selain isu kesehatan dan pandemi serta pembangunan berkelanjutan, perhatian besar akan diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ekonomi digital yang sukses menjadi penggerak ekonomi di masa pandemi.

“Kami juga ingin mendorong pengakuan atas peran penting dan pemberdayaan tenaga kerja difabilitas dalam dunia kerja,” terangnya.

Baca Juga: Percepatan Transformasi Ekonomi Digital, Menkominfo: Perlu Didorong Kebijakan dan Ruang yang Kondusif

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X