Energi Baru Terbarukan Diwujudkan, PLTS Segera Dibangun di Seluruh Indonesia

- Selasa, 14 September 2021 | 19:06 WIB
Rektor UGM, Prof Panut Mulyono dan Direktur Utama PT Agra Surya Energy, Harvey Tjokro usai menandatangani naskah kerja sama/Foto Istimewa
Rektor UGM, Prof Panut Mulyono dan Direktur Utama PT Agra Surya Energy, Harvey Tjokro usai menandatangani naskah kerja sama/Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kebutuhan listrik dari energi baru terbarukan sangat mendesak. Indonesia harus bisa segera mewujudkannya karena perkembangan industri dan teknologi yang demikian pesat.

''Pemerintah telah menargetkan energi baru terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025. Kami menggandeng kampus salah satunya UGM untuk bisa bekerja sama mewujudkan energi terbarukan di seluruh Indonesia,'' ungkap Direktur Utama PT Agra Surya Energy, Harvey Tjokro, di sela-sela penandatanganan kerja sama dengan UGM di kampus, kemarin.

Ia menjelaskan tantangan global tentang perubahan iklim telah ditandatangani Presiden Joko Widodo di penghujung tahun 2015 lalu, yang tertuang dalam Perjanjian Paris atau Paris Agreement.

Ini menjadikan posisi Indonesia sangat penting untuk mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di segala sektor sebagai salah satu pilihan energi baru terbarukan yang paling efesien, mudah, murah dan cepat diaplikasikan.

Baca Juga: Membanggakan, Film Indonesia Kembali Tembus di Ajang Festival Film Internasional Toronto

Peran Aktif

Saat ini PT Agra Surya Energy sedang membangun PLTS Atap di perusahaan pengolahan pangan swasta nasional sebesar 100 MW, beberapa pabrik dan industri nasional maupun asing sampai dengan 500 MW.

Bahkan juga kawasan gedung DPR/MPR yang akan selesai terpasang di akhir tahun 2021.

''Kami harus mengambil bagian, berperan aktif mendorong pencapaian target melalui pembangunan PLTS Atap di Indonesia. Selain itu, kami juga sedang membangun PLTS di berbagai lokasi di seantero Nusantara dengan target dua gigawatt lebih dalam tiga tahun ke depan,'' papar Harvey.

Baca Juga: Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

Pihaknya menggandeng UGM sebagai kampus yang berkomitmen mengembangkan energi baru terbarukan.

Kerja sama meliputi pemasangan PLTS di kawasan UGM, pendirian badan usaha bersama bidang energi baru terbarukan (EBT), pembangunan monumen energi di kampus dan pengembangan penelitian EBT, pelatihan untuk mahasiswa serta startup.

Rektor, Prof Panut Mulyono mengapresiasi kerja sama dan kampus memang berkomitmen melakukan penelitian-penelitian untuk pengembangan teknologi. Penelitian energi baru terbarukan juga sudah dilakukan dan akan dikembangkan bersama industri

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X