Dua Inovasi Produk PT Gita Food Raih Penghargaan dari Sial Interfood

- Minggu, 17 November 2019 | 15:55 WIB
foto: suaramerdeka.com/Satrio Wicaksono
foto: suaramerdeka.com/Satrio Wicaksono

JAKARTA, suaramerdeka.com - Inovasi produk sego jagung dan sego jagung yang di produksi oleh PT GITA Food, perusahaan yang bergerak dalam olahan makanan dan minuman tradisional, mendapat penghargaan dari Salon International de I’alimentation (Sial) Interfood. Kedua produk tersebut dinilai sangat inovatif, baik dari sisi manfaat, proses produksi, hingga kemasan.

Sial merupakan Global Food Marketplace yang didirikan pada tahun 1964 dan memiliki agenda pameran makanan di berbagai negara di dunia untuk mempromosikan temuan-temuan produk makanan dan minuman dunia, serta ajang komunikasi dan promosi produk-produk makanan dan minuman.

Sego Jagung dan Sego Singkong dinobatkan sebagai runner up, dengan mendapatkan penghargaan silver. Untuk penghargaan Gold, diberikan kepada produk frozen Nasi Bakar dari Universitas Ciputra, sementara penghargaan bronze diberikan kepada beer Bytow dari Polandia.

"Sego Jagung dan Sego Singkong ini dinilai inovatif dari sisi proses produksi yang mengubah tepung jagung dan singkong menjadi seperti beras. Dari segi manfaat, kedua produk ini sehat karena tanpa bahan kimia dan pewarna, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan," ujar Presiden Direktur PT Gita Food, Iwan Santoso, di Jakarta.

Iwan berharap, ke depan Sego Jagung dan Sego Singkong dapat semakin diterima oleh masyarakat. Bukan hanya bagi masyarakat Indonesia, namun juga internasional. Karena, dari hasil uji laboratorium yang telah dilakukan, kadar gula yang lebih rendah dari beras. Sehingga sangat aman dikonsumsi bagi para penderita diabetes.

"Produk ini sudah menjalani uji laboratorium, dan terbukti mengandung kandungan serat yang tinggi, kandungan serat dari jagung mencapai 10 dan singkong mencapai delapan, serta memiliki indeks Glikemik (angka yang menunjukkan potensi peningkatan gula darah dari karbohidrat yang tersedia pada pangan) rendah. Sehingga dapat
dikonsumsi oleh para penderita diabetes dengan aman," ungkapnya.

Direktur PT Gita Food, Robertus Budi Setiono mengatakan, bahwa kedua produk tersebut merupakan karya asli anak bangsa. Dikatakan, semua bahan baku hingga mesin produksi dibuat berasal dari dalam negeri.

"Semua bahan bakunya kita dapatkan langsung dari petani-petani lokal," jelas Robertus.

Direktur Manufaktur dan Teknologi PT Gita Food, Junaedi Saputro mengatakan, dirinya membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk melahirkan inovasi tersebut. Awalnya, dia berharap dapat menciptakan sebuah inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Kreativitas lewat Film tentang Rara Mendut

Senin, 20 September 2021 | 01:00 WIB

Peradi Pemalang Luncurkan Pusat Bantuan Hukum Gratis

Minggu, 19 September 2021 | 18:02 WIB

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X