Penambangan Liar Masih Banyak, Wakil Rakyat Minta Pemerintah Tegas

- Selasa, 14 September 2021 | 16:02 WIB
Kegiatan penambangan pasir Merapi. (foto: istimewa) (Amelia Hapsari)
Kegiatan penambangan pasir Merapi. (foto: istimewa) (Amelia Hapsari)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Penambangan liar tidak berizin yang berindikasi merusak lingkungan ada di sejumlah wilayah di DIY

Wakil rakyat di DRPD DIY minta pemerintah tegas menindak penambangan ilegal.

Selain itu, mereka yang berada di Komisi C DPRD DIY mendukung penuh langkah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menutup 14 lokasi penambangan pasir di lereng Gunung Merapi tepatnya di Cangkringan, Sleman.

Keputusan Gubernur sesuai dengan temuan panitia khusus pengawasan pelaksanaan peraturan daerah yang dibentuk DPRD.

Baca Juga: Hujan Bawa Banyak Pesan, Makna dan Kenangan, Ini 34 Kata-Kata Bijaknya

Ketua Komisi C, Arif Setiadi menegaskan pihaknya mengapresiasi langkah Gubernur karena sesuai dengan rekomendasi temuan wakil rakyat.

Ia menjelaskan pada Maret lalu membentuk Pansus Bahan Acara (BA) Nomor 9 Tahun 2021 yang tugasnya mengadakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda DIY Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Usaha Pertambangan Mineral Logam, Mineral Bukan Logam dan Batuan.

''Ada banyak temuan di sana, penambangan tanpa izin. Penambangan tanpa izin itulah yang disebut dalam sidak Gubernur sebagai penambangan ilegal.

Baca Juga: Pertama Kali Masuk Nominasi VMA, Olivia Rodrigo Langsung Boyong 3 Penghargaan

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB

Ecofarming Tekan Biaya Produksi Hingga 70 Persen

Senin, 20 September 2021 | 16:40 WIB
X