Kementan Telah Antisipasi Dampak Banjir dan Kekeringan bagi Petani

- Selasa, 14 September 2021 | 13:24 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) dalam hal ini Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) telah siap mengantisipasi terjadinya anomali cuaca pada September 2021 ini.

Karena itu para petani diharapkan tidak perlu terlalu mencemaskan adanya banjir dan kekeringan yang terjadi secara bersamaan di wilayah Nusantara.

Assosiate Researcher dari Research Center Media Goup (RCMG) Dr Irwansyah mengatakan, kepada para petani untuk menepis kekhawatiran.

Baca Juga: Baku Tembak KKB vs TNI di Papua, Gus Jazil: Tumpas Penyuplai Senjata

Karena pihak Kementerian Pertanian sejak dini telah melakukan sejumah langkah antisipasi.

"Berdasarkan penjelasan dari Lapan-BRIN, wilayah Indonesia bagian utara (sekitar wilayah ekuator ke utara) kemungkinan besar sudah memasuki musim hujan lebat  pada September ini.

Bahkan, pada Agustus lalu BNPB mencatat telah terjadi 61 kali bencana banjir.

Baca Juga: PPKM Jawa dan Bali Akan Terus Diterapkan dan Dievaluasi, Luhut: sebagai Alat Monitor

"Sedangkan Jawa dan Nusa Tenggara masih mengalami musim kemarau,’’ ujar peneliti yang juga bertekun pada perubahan iklim tersebut, Senin, 13 September 2021.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Didesak Batalkan TWK

Sabtu, 18 September 2021 | 01:50 WIB

Hadapi Ledakan Mobilitas Penduduk

Sabtu, 18 September 2021 | 01:39 WIB

Polres Usulkan IPAL di Polokarto

Sabtu, 18 September 2021 | 01:28 WIB

Borobudur dan Prambanan Mulai Dibuka

Sabtu, 18 September 2021 | 01:20 WIB
X