PPKM Jawa dan Bali Akan Terus Diterapkan dan Dievaluasi, Luhut: sebagai Alat Monitor

- Selasa, 14 September 2021 | 13:01 WIB
PPKM Darurat (pikiran rakyat)
PPKM Darurat (pikiran rakyat)

JAKARTA. suaramerdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali akan terus diterapkan dan dievaluasi.

Penerapan PPKM di Jawa dan Bali ini terus berlangsung meski kasus covid 19 mengalami penurunan.

Hak itu disampaikan Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan.

Baca Juga: Badan Pengkajian MPR Bantah Amandemen UUD 1945 Demi Perpanjangan Jabatan Presiden

Menurut Luhut, alasan PPKM terus diterapkan dan diperpanjang adalah sebagai alat monitor.

"PPKM ini alat kita untuk memonitor ini (pandemi). Kita sudah lihat pengalaman di berbagai negara (yang melonggarkan pembatasan). Jadi kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan berbagai negara lain," kata Luhut, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, selasa, 14 September 2021.

Luhut mengeluhkan penurunan kasus yang direspons euforia oleh sebagian masyarakat.

Baca Juga: Greenpeace: KLHK Harus Buka Roadmap Pengurangan Sampah Produsen Galon Sekali Pakai ke Publik

Menurutnya,  sangat berbahaya karena bisa mengundang gelombang Covid-19 selanjutnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB

Ecofarming Tekan Biaya Produksi Hingga 70 Persen

Senin, 20 September 2021 | 16:40 WIB
X