Kepala Kanwil Kemenag Jateng Diberhentikan

- Kamis, 7 November 2019 | 21:01 WIB
Farhani
Farhani

SEMARANG, suaramerdeka.com  – Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi memberhentikan Drs H Farhani SH MM dari jabatannya sebagai Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jateng. Selanjutnya dia akan menjadi staf pada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama di Jakarta. Menteri Agama juga menunjuk Drs H Moh Ahyani MSi, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Agama Jateng sampai dengan adanya pejabat yang definitif.

Sekjen Kementerian Agama Nurcholis Setiawan melalui Kabag Humas Ubaidillah membenarkan penonaktifan Farhani dari jabatannya. Semenatara Farhani ketika dihubungi Suara Merdeka tidak bersedia memberikan komentar atau pernyataan apapun.

Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI Saefuddin menjelaskan, Sekjen Kementerian Agama telah mengutus dua orang kurir untuk menyampaikan SK Pemberhentian tersebut. ‘’Kurir datang ke Kanwil didampingi oleh Kabag TU Kanwil Pak Fajar Andi Nugroho. Pak Farhani menerima kurir tersebut kemudian SK diberikan kepada yang bersangkutan. Pak Farhani sudah membaca SK tersebut. Tetapi dia bilang tidak akan menerima SK tersebut dan mengembalikan kepada kurir tadi,’’ katanya.

‘’Saudara Farhani bilang akan menelepon Pak Menteri Agama terlebih dahulu, akan berbicara dengan Pak Wamen terlebih dahulu. Menurut informasi hari Rabu Pak Farhani ke Jakarta, tetapi saya tunggu seharian tidak datang,’’ tutur Saefuddin.

Ketika ditanya, kesalahan apa yang dilakukan Farhani sehingga diberhentikan mendadak, dia mengatakan tidak mau berspekulasi.

‘’Dari bukti-bukti yang kami simpan tidak ada secara langsung hubungan pelanggaran disiplin oleh Farhani dengan kasus Romy dan kasus mantan Menag LHS. Saya tidak bisa berspekulasi. Tetapi kasus di Sragen yang jelas itu berhubungan dengan kegiatan Romy mantan Ketua Umum PPP. Dan KASN itu merekomendasi hukuman untuk tiga orang yaitu Kakanwil Kemenag Jateng, Kakan Kemenag Sragen, dan Kasubag TU Kantor Agama Sragen,’’ katanya.

Menurut informasi yang diterima Suara Merdeka SK Pemberhentian Farhani ditandatangani langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Biasanya kasus-kasus pemberian sanksi selama ini ditandatangani oleh Kepala Biro Kepagawaian atau paling tinggi Sekjen Kementerian.

‘’Kalau SK jabatan pimpinan tinggi itu yang menandatangani selalu pejabat pembina kepegawaian (PPK) bukan Sekjen yang dalam hal kepegawaian Sekjen itu pejabat yang berwenang (pyb).  SK ke Farhani adalah penjatuhan hukuman disiplin sesuai dengan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dan juga PP 48 tahun 2016 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif kepada pejabat pemerintahan,’’ tegas Kepala Biro Kepegawaian.

Menurut Saefuddin, tindakan hukuman disiplin kepada Farhani merupakan ketegasan Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi atas kasus-kasus pelanggaran disiplin oleh PNS Kemenag.

Halaman:

Editor: Setiawan Hendra Kelana

Tags

Terkini

X