Ketua Tim Pakar: Optimis, Usulan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional Diterima Pemerintah

- Minggu, 12 September 2021 | 13:05 WIB
Diskusi pakar tentang Ratu Kalinyamat. (suaramerdeka.com /dok Lestari Moerdijat)
Diskusi pakar tentang Ratu Kalinyamat. (suaramerdeka.com /dok Lestari Moerdijat)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Yayasan Dharma Bakti Lestari optimistis usulan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional bakal diterima pemerintah.

Menyusul tambahan enam buku sebagai bukti primer yang menceritakan jejak penguasa Jepara pada abad awal 16 tersebut.

Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat Yayasan Dharma Bakti Lestari, Prof Ratno Lukito menyatakan pihaknya sudah 2,5 tahun melakukan riset mengenai jejak dan kiprah Ratu Kalinyamat.

Sehingga tambahan enam buku menambah keyakinan bahwa usulan pemberian gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat bakal disetujui.

Baca Juga: Resmi Rilis 'LALISA', Lisa Blackpink Kembali Buat Penggemar Terpesona

"Tahun pertama kami dapatkan tiga buku yang berhubungan dengan Ratu Kalinyamat dari Portugis. Akan tetapi saat itu tak cukup karena di dokumen itu tidak dijelaskan hal-hal fundamental tentang Kalinyamat kecuali hanya disebutkan wanita pemberani dan ratu dari Jepara."

"Tidak dijelaskan mengenai prestasi-prestasi yang diraih Kalinyamat," katanya usai diskusi pakar tentang Ratu Kalinyamat yang dipandu Wakil Ketua MPR, Rerie Moerdijat, di Hotel Tentrem Semarang, Sabtu 11 September 2021.

Prof Ratno menambahkan untuk memperkuat bukti, pihaknya bekerja sama dengan mitra dari Universitas Lisboa dan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi doktor di universitas tersebut.

Baca Juga: Festival Film Internasional Venice 2021 Kembali Digelar

Tim Riset Ratu Kalinyamat saat ini menemukan setidaknya delapan sumber primer dari para penulis Portugal (Portugis), yakni Franscisco Pares, Diogo da Couto, Faria e Sousa, Afondo de Noronha, Martins a El Ray, Surat Raja Sebastian untuk Gubernur Noronha, Jorge de Lemos, Documentacao Para A Historia Das Missoes Do Padroado Portugues Do Orientae Insulinda Vol. 4 (1568 – 1579).

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X