KPK Apresiasi Gerak Cepat PLN Antisipasi Korupsi Lewat Pengamanan Aset Negara

- Sabtu, 11 September 2021 | 09:36 WIB
Direktur Koordinasi Supervisi V KPK, Budi Waluya. (suaramerdeka.com / dok)
Direktur Koordinasi Supervisi V KPK, Budi Waluya. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi gerak cepat PT PLN (Persero) dalam mengantisipasi tindak pidana korupsi melalui pengamanan aset negara di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Koordinasi Supervisi V KPK, Budi Waluya menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi capaian sertifikasi aset sebelumnya dari PLN pada 2020 dan diharapkan target tahun ini dapat segera terselesaikan melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi ini.

“Ini tidak bisa dikerjakan sendiri, harus ada kolaborasi dan sinergi yang baik antara PLN dengan Kementerian ATR/BPN Pusat atau pun dengan Kanwil dan para Kantah,
jelas Budi.

Budi juga menekankan, bahwa legalisasi aset merupakan hal penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti okupansi atau sengketa-sengketa maupun gugatan dari pihak-pihak yang memang tidak berhak terhadap aset tersebut.

Baca Juga: Ajang Kaderisasi Jurnalis, Suara Merdeka Kedu-DIY Luncurkan Pojok Muda Berbalut Pelatihan Jurnalistik

“Ini juga merupakan upaya mencegah tindak pidana korupsi”, tambahnya.

Memang tidak sedikit aset tanah yang perlu disertifikasi.

PLN pun terus bersinergi dengan KPK dan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat pengamanan aset tanah tersebut.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tengga PLN Syamsul Huda menjelaskan PLN sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara tetap berkomitmen untuk terus melangkah maju.

Baca Juga: Upaya Meningkatkan Pelayanan Publik, Ombudsman Jateng Jalin Kerja Sama dengan FISIP UIN Walisongo

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X