Covid-19 di Jabar Tak Lagi Darurat, Aktivitas Dibuka Perlahan

- Jumat, 10 September 2021 | 18:27 WIB

BANDUNG, suaramerdeka.com - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengingatkan masyarakat untuk tak langsung meluapkan aktivitasnya tanpa kendali selepas melandainya kasus Covid-19.

"Termasuk aktivitas wisata, itu akan kita buka pelan-pelan," tandasnya usai pelantikan Walikota Tasikmalaya, M Yusuf masa sisa jabatan 2017-2022 di Gedung Sate Bandung, Jumat, 10 September 2021.

Menurut dia, kondisi menggembirakan itu diharapkan tak membuat masyarakat terlena apalagi sampai euforia karena bisa berpotensi menaikan kembali kasus.

Sejauh ini, katanya, indikator penanganan masih menunjukan tren positif.

Baca Juga: Peringati Haul Syekh Subakir, Santri Khataman Al Qur'an

Tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate) menurun hingga 11 persen.

Kabupaten Indramayu menjadi daerah terendah untuk BOR sebesar 2,5 persen.

Dengan kondisi tersebut, Emil ingin masyarakat bisa berpartisipasi dengan menjaga momentum itu. Caranya, katanya, sederhana.

Mereka tetap menjaga protokol kesehatan dalam beraktivitas.

Baca Juga: Terima Kunjungan Atlet yang akan Berlaga di PON XX Papua, Bupati Titip Pesan: Jaga Nama Baik dan Etika

"Masyarakat perlu terus diedukasi, masa darurat sudah lewat tapi jangan sampai euforia, tetap pakai masker, karena kegiatan-kegiatan itu seperti yang diharapkan dibuka secara bertahap," tandasnya.

Dia mencontohkan dua fasilitas publik yang sudah mulai dibuka yakni Lapangan Saparua dan Lapangan Gasibu untuk kegiatan olahraga masyarakat.

Pembukaan itu diharapkan masyarakat. Hanya saja, situasinya tentu saja berbeda dibandingkan pada saat normal sebelum Covid-19.

Karena itu, hal tersebut mesti perlu dipahami.

Baca Juga: Kontroversi Pernyataan Ketua KPI, Pengamat Media: Edukasi Kekerasan Seksual Tak Perlu Libatkan Pelaku

"Pembukaan itu sendiri merupakan bagian dari eksperimen dalam penggunaan kembali fasilitas tersebut, kita gunakan absensi digital, untuk pembatasan jumlah pengunjung, nanti pola ini bisa dipakai di tempat lain," jelasnya.

Sejalan dengan itu, pihaknya terus berupaya menggenjot program vaksinasi bagi masyarakat.

Dengan demikian, kekebalan komunal (herd immunity) bisa segera tercapai.

Meski demikian, Emil berucap bahwa itu tergantung pula pada komitmen pemerintah pusat dalam penyediannya.

"Mudah-mudahan, komitmen pusat untuk menyediakan 16 juta dosis perbulan bisa dipenuhi," jelasnya.

Halaman:
1
2
3

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X