Tunggakan Honor Penyuluh Agama Katolik Bukan PNS Siap Dicairkan

- Selasa, 7 September 2021 | 20:10 WIB
Dirjen Bimas Katolik Bayu Samodro (Kemenag)
Dirjen Bimas Katolik Bayu Samodro (Kemenag)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dirjen Bimas Katolik Bayu Samodro memastikan tunggakan honor Penyuluh Agama Katolik Non PNS tahun 2020 siap dicairkan.

Menurutnya, anggaran tersebut sudah ada dan akan segera dibayarkan.

“Tahun 2020, honor penyuluh agama katolik Non PNS masih kurang lima bulan. Revieu BPKP sudah dilakukan dan anggaran juga sudah tersedia,” terang Bayo Samodro di Jakarta, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: Film Dokumenter Munir: Sebuah ExtraJudicial Killing, Edukasi Masyarakat Tentang Kejahatan HAM

“Total anggaran sebesar Rp14.618.000.000 sudah siap dicairkan,” sambungnya.

Bayu Samodro menjelaskan, Ditjen Bimas Katolik membina 4.042 Penyuluh Agama Non PNS yang tersebar pada 34 provinsi di Indonesia.

Tahun 2020, anggaran honor penyuluh hanya cukup dibayarkan selama tujuh bulan.

Sehingga, masih ada tunggakan selama lima bulan yang belum terbayarkan. Tahun ini, kata Bayu Samodro, anggaran tersebut sudah disiapkan Ditjen Bimas Katolik.

Baca Juga: Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

“Penyuluh Agama Katolik Non PNS telah bekerja penuh selama 12 bulan maka hak-hak mereka harus tetap dipenuhi. Maka melalui berbagai proses dan tahapan pengelolaan anggaran negara, akhirnya pada Agustus 2021 ada kepastian bahwa honor penyuluh Non PNS yang belum terbayarkan selama 5 bulan di Tahun Anggaran 2020 tersebut siap dibayarkan,” tegas Dirjen Bimas Katolik.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: Kemenag

Tags

Terkini

Baru Sebulan Diresmikan, Jembatan di Karawang Ambles

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:41 WIB

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X