Jokowi: Menurunnya Kasus Covid-19 di Indonesia Tidak Perlu Ditanggapi dengan Euforia

- Selasa, 7 September 2021 | 14:07 WIB
Presiden Jokowi (BPMI Setpres) (Jati Prihatnomo)
Presiden Jokowi (BPMI Setpres) (Jati Prihatnomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Jokowi mengatakan, menurunnya kasus covid-19 di Indonesia tidak perlu ditanggapi dengan euforia.

Karena saat ini yang lebih penting mewaspadai dengan menjaga protokol kesehatan.

Sebab, kata Jokowi, covid-19 di Indonesia tidak akan hilang.

Baca Juga: Presiden dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Ponpes dan Tempat Ibadah Se-Indonesia

Menurut Jokowi, yang paling penting saat ini adalah mengendalikan covid-19 itu sendiri.

"Kita semuanya harus menyampaikan kepada masyarakat, kepada rakyat, bahwa yang namanya Covid-19 ini tidak mungkin hilang secara total, yang bisa dilakukan adalah mengendalikan," kata Jokowi, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, selasa, 7 September 2021.

Meski kasus covid-19 telah mengalami penurunan, pemerintah kembali memperpanjang PPKM dari 7 hingga 13 September 2021.

Baca Juga: Ketum PBNU Bicara Soal Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode: Terserah Kesepakatan Partai Politik

Maka pemerintah menerapkan beberapa penyesuaian aturan di penerapan PPKM terbaru.

Aturan itu seperti durasi makan di tempat menjadi 60 menit dengan batas kapasitas maksimum 50 persen.

Selain itu aturan akan diuji coba di 20 tempat wisata di wilayah yang termasuk ke dalam kategori PPKM Level 3.



Jokowi: Kita Harus Sampaikan Kepada Rakyat, Covid-19 Tidak Mungkin Hilang

https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012545995/jokowi-kita-harus-sampaikan-kepada-rakyat-covid-19-tidak-mungkin-hilang?page=2

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X