Pengamat: Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Bukti Celah Korupsi Masih Terbuka

- Minggu, 5 September 2021 | 23:59 WIB

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Pengamat politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ahmad Sabiq menilai, banyaknya kepala daerah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuktikan bahwa masih ada celah korupsi yang terbuka.

Sabiq mengemukakan, para kepala daerah ini juga tidak pernah belajar dari peristiwa yang sudah terjadi.

Mereka tetap mencuri uang untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga: Pengamat: Wajar, Aksi Warga Tasyakuran Usai Penetapan Status Tersangka KPK

"Seringkali, para kepala daerah itu berupaya mengembalikan investasi yang sudah dikeluarkan saat pemenangan (pemilihan kepala daerah). Padahal itu seharusnya tidak perlu dilakukan," katanya melalui sambungan telepon, Minggu (5/9).

Menurut pengajar program studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unsoed ini, untuk kasus yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara sebetulnya tidak perlu terjadi.

Sebab, kepala daerah yang kini ditahan KPK berlatar belakang seorang pengusaha.

Baca Juga: Hacker Bajak Email Perusahaan Swasta di Jogja, Sukses Kuras Rp 14 Miliar

Selain itu, secara ekonomi, bisa dibilang Budhi Sarwono adalah orang kaya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X