Dianggap Tidak Sesuai Harapan, Nelayan Tambakrejo Ingin Hunian Landid Area

- Sabtu, 4 September 2021 | 15:17 WIB

Sementara perwakilan warga yang juga Ketua RT Warga Hunian Sementara Tambakrejo, Rohmadi, mengemukakan, pihaknya sangat senang dengan perhatian Komite II DPD RI, terutama aspirasi yang diterima melalui Denty disambut dengan sangat reaktif.

Menurutnya, warga saat ini sudah sangat berterima kasih dengan fasilitasi hunian sementara yang diberikan kepada warga.

“Harapannya kami terus selalu berada di sana, karena sudah cocok dengan mata pencaharian sebagai nelayan,” tukasnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyambut baik sinergitas semua pihak yang memberikan perhatian kepada warga kampung nelayan Tambakrejo.

Dia meminta kepada pihak terkait Pemkot Semarang untuk membentuk tim khusus dalam pendampingan warga Tambakrejo.

Langkah tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pembentukan tim yang melibatkan Pemkot Semarang, BBWS Pemali Juana, dan Anggota Komite II DPD RI dari Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi serta perwakilan dari warga Tambakrejo.

Sebelumnya diketahui, Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melaksanakan mediasi dan advokasi kepada warga kampung nelayan di Tambakrejo, Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang yang terdampak penggusuran pada 9 Mei 2019 silam.

Hingga saat ini ada 97 KK tinggal di hunian sementara (huntara) hingga lokasi baru untuk hunian tetap selesai dibangun oleh Pemkot Semarang.

Rombongan Komite II DPD RI yang dipimpin oleh Abdullah Puteh diterima Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, di Gedung Moch Ichsan, Balai Kota Semarang, Jumat, 3 September 2021.

Pada kesempatan tersebut, Puteh memaparkan salah satu peran DPD adalah menyampaikan aspirasi masyarakat.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X