Kasus Perusakan Masjid Ahmadiyah, Mahfud MD: Semua Harus Menahan Diri

- Sabtu, 4 September 2021 | 13:57 WIB
Masjid Ahmadiyah di Sintang. (foto: galajabar.pikiran-rakyat.com)
Masjid Ahmadiyah di Sintang. (foto: galajabar.pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus perusakan dan pembakaran Masjid Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat telah menuai kecaman.

Sementara Menko Polhukam Mahfud MD meminta kasus perusakan Masjid Ahmadiyah agar segera ditangani polisi.

Oleh sebab itu, Mahfud MD telah menghubungi Gubernur Kalbar  Sutarmidji  dan Kapolda Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto.

Baca Juga: Bupati Banjarnegara dan Orang Kepercayaan Ditetapkan Tersangka Korupsi, KPK: Kasus Pengadaan Barang dan Jasa

Selain itu Mahfud MD meminta masyarakat untuk menahan diri.

"Ini masalah sensitif, semuanya harus menahan diri. Kita hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia, di mana hak-hak asasi manusia dilindungi oleh negara," kata Mahfud MD, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, sabtu, 4 September 2021.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengecam perusakan tempat ibadah jemaat Ahmadiyah.

Baca Juga: Sengketa Lahan Petani dengan PTPN V: Bareskrim Polri Periksa 37 Saksi

Gus Yaqut menyebut tidak bisa dibenarkan perusakan rumah ibadah dan wajib diproses secara hukum pelakunya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

X