Kebocoran Data PeduliLindungi Ancam Keselamatan, Menkes: Sistem Penting Transisi Pandemi ke Endemi

- Sabtu, 4 September 2021 | 07:12 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

"Ini dibangun berbasis teknologi informasi menggunakan PeduliLindungi yang punya tiga fungsi besar, pertama skrining karena terkoneksi ke sistem database kita, kedua fungsi penelusuran, kalau terpapar bisa dilacak siapa saja yang ada di sekitarnya dan ketiga fungsi prokes seperti pengaturan jarak," katanya.

Budi mengapresiasi upaya Polda Metro Jaya dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan kasus yang berkaitan dengan tindak pidana ilegal data vaksin.

"Saya sedih sekali melihat ini. Saya terima kasih ke Polda Metro Jaya bisa mengidentifikasi dan menyelesaikan ini dengan baik," ujarnya.

Budi mengatakan tindakan pelanggaran elektronik juga kerap dialami nasabah perbankan di Indonesia.

"Kalau perbankan, korbannya satu (nasabah), tapi karena ini (aplikasi PeduliLindungi) orangnya lolos, yang kena tidak hanya satu, tapi orang-orang di sekitarnya, bisa keluarga, bahkan orang se-Indonesia," katanya.

Budi mengatakan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 memiliki kemampuan bereplikasi sangat cepat.

"Kelipatannya (replikasi) besar sekali. Virus ini bereplikasi bisa delapan orang dalam sehari," katanya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X