PPKM Level Tak Pengaruhi BSU, Potensi di Jateng 1,2 Juta Pekerja

- Jumat, 3 September 2021 | 20:20 WIB
Menaker Ida Fauziyah mengecek penyaluran BSU di PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia di Kota Semarang, Jumat (3/8). (SM/Hanung Soekendro)
Menaker Ida Fauziyah mengecek penyaluran BSU di PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia di Kota Semarang, Jumat (3/8). (SM/Hanung Soekendro)

SEMARANGsuaramerdeka.com - Kementerian ketenagakerjaan memastikan perubahan level PPKM di daerah tak akan mempengaruhi pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2021. Sementara di Jateng, jumlah pekerja yang berpotensi menerima BSU sebanyak 1,2 juta orang.

Sesuai tujuan awal, pemberian BSU 2021 ini diperuntukkan bagi pekerja yang berada di wilayah dengan status PPKM level 3 dan 4. Namun, seiring perkembangannya, banyak daerah yang berubah level menjadi PPKM level 2.

Untuk itu, Menaker Ida Fauziyah menegaskan pekerja di daerah tersebut tetap mendapatkan BSU tahun 2021.

"Dasar pemberian BSU ini Permenaker. Didalamnya ada lampiran. Mereka di level 3 dan 4 yang mengikuti instruksi Mendagri 22 dan 23. Mereka tetap dapat, dampak PPKM darurat terasa sampai saat ini. Jadi wilayah sudah turun level, pekerja tetap dapat subsidi," kata menaker Ida Fauziyah usai mengecek penyaluran BSU tahap 3 di PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia di Kota Semarang, Jumat (3/8).

Baca Juga: Begal Payudara Ditangkap, Pelaku: Habis Pegang Bisa Puas

Menurutnya, penyaluran BSU tahap 3 ini diperuntukkan bagi pekerja yang tak punya rekening di bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Meliputi Bank Mandiri, BRI, Bank BNI, dan Bank BTN. Maka pekerja tersebut dibuatkan rekening.

Solusi itu merujuk pada 1 persen pekerja yang tak bisa mencairkan BSU pada 2021 lalu. Karena mereka tak punya rekening bank Himbara, maka saat itu dana tak bisa dicairkan.

Nominal BSU yang diperoleh sebesar Rp 1 juta dan langsung ditransfer ke masing-masing pekerja. Harapanya, uang itu bisa digunakan untuk mendongkrak daya beli masyarakat terkait kebutuhan pokok sehari-hari.

"Semoga tahap 3, 4 dan 5 bisa lancar. Mudah-mudahan selesai akhir September dan paling lama Oktober," terang Ida.

Baca Juga: Begal Payudara Ditangkap, Pelaku: Habis Pegang Bisa Puas

Di sisi lain, Ida fauziyah juga meminta semua perusahaan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari mengatakan sesuai Permenaker 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Peraturan menaker Nomor 14 tahun 2020 tentang pedoman pemberian BSU pekerja terdampak Covid bahwa yang memenuhi syarat kepesertaan BSU, berdasarkan data BPJS ketenagakerjaan di Jateng berjumlah 1.245.992 pekerja.

Data tersebut telah dikirim ke Kemenaker RI hingga batch ke-3 berjumlah 1.053.422 pekerja. "Itu data BPJS ketenagakerjaan kemudian masuk di Kemenaker," kata Sakina.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X