4 Prajurit TNI Gugur di Papua, Puan: Usut Tuntas, Jangan Sampai Ada Korban Lagi

- Jumat, 3 September 2021 | 13:34 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (suaramerdeka.com/dok)
Ketua DPR RI Puan Maharani (suaramerdeka.com/dok)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah dan aparat keamanan diminta untuk segera mengusut tuntas dan menangani insiden gugurnya empat prajurit TNI di Pos Koramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, 4 Prajurit TNI Gugur di Papua, Puan: Usut Tuntas, Jangan Sampai Ada Korban Lagi Kamis (2/9). Selain empat prajurit yang gugur, dua prajurit lain juga mengalami luka berat.

"Usut dan tangani insiden tersebut, termasuk mencakup pula identifikasi persoalan dan pencegahan yang menyeluruh. Hal itu agar kejadian serupa tak terulang apalagi meluas," kata Ketua DPR RI Puan Maharani, Jumat (3/9).

Para prajurit yang gugur adalah Komandan Pos Koramil Kisor Letnan Satu CHB Dirman, Sersan Dua Ambrosius Yudiman, Praka Mohammad Dirhamsyah dan Pratu Zul Ansari Anwar.

Sedangkan prajurit yang mengalami luka berat dalam serangan tersebut adalah Sersan Satu Juliano dan Prajurit Satu Ikbal.

"Jangan sampai rakyat dan prajurit-prajurit kita terus menjadi korban, sehingga istri dan anak-anak mereka harus kehilangan suami dan ayah. Ini duka bagi seluruh bangsa Indonesia," ujarnya.

Oleh karena itu, Puan menyatakan berbela sungkawa mendalam untuk keluarga para prajurit. Menurutnya, keamanan dan stabilitas di Papua dan Papua Barat harus terus menjadi prioritas.

"Apalagi, sebentar lagi ada hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Tanpa hajatan itu sekalipun, pembangunan yang merata hanya akan bisa terwujud dan dinikmati manfaatnya oleh rakyat bila stabilitas dan keamanan lebih dulu terjadi," tandasnya.

Dia menambahkan, aparat keamanan dan aparatur pemerintahan harus mampu merangkul dan dekat dengan rakyat. Kemudian bersama-sama menciptakan keamanan dan kedamaian.

 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X