Vaksinasi Covid-19 Digalakkan, Pemerintah Bisa Libatkan Swasta Guna Memperluas Jangkauan

- Jumat, 3 September 2021 | 08:36 WIB
Petugas mengecek kesehatan peserta vaksinasi/Foto istimewa
Petugas mengecek kesehatan peserta vaksinasi/Foto istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah terus menggalakkan vaksinasi untuk mencapai herd immunity terhadap Covid-19.

Namun program vaksinasi nasional sebaiknya juga mulai disiapkan sebagai antisipasi jangka panjang terhadap pandemi dengan melibatkan sektor swasta secara lebih mendalam demi mengurangi beban APBN yang tidak dirancang untuk belanja darurat secara terus menerus.

“Sektor swasta memiliki kapasitas untuk mengisi kesenjangan distribusi yang saat ini menghambat kampanye vaksinasi di Indonesia. Sektor swasta juga dapat menyediakan sumber pembiayaan alternatif sehingga pemerintah dapat mengalokasikan sumber dayanya untuk program lain,” jelas Associate Researcher Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Andree Surianta.

Keterlibatan sektor swasta sangat penting untuk strategi ini karena sumber daya mereka dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi beban sumber daya pemerintah.

Baca Juga: Taman MT Haryono Mulai Dibangun: Capai Target RTH, Ditambah Kesan Tionghoa

Pelibatan swasta akan memungkinkan pemerintah untuk memfokuskan kinerjanya pada intervensi lain yang sama pentingnya dalam penanganan pandemi ini.

"Seperti meningkatkan komunikasi publik dan meningkatkan kapasitas pengujian, penelusuran dan perawatan," kata dia.

Sumber daya sektor swasta juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan cakupan di berbagai mata rantai pasokan vaksin.

Jaringan rumah sakit swasta yang luas sangat diperlukan untuk upaya pemantauan dan pemeliharaan kekebalan.

Baca Juga: Walubi Jateng Ringankan Beban Warga Griya Dempel, Bagikan Paket Sembako

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X