PUPR Bantu Renovasi Masjid Baiturrahman Rp 84,2 M

- Jumat, 3 September 2021 | 00:12 WIB
Peletakan batu pertama renovasi Masjid Baiturrahman. (suaramerdeka.com /dok
Peletakan batu pertama renovasi Masjid Baiturrahman. (suaramerdeka.com /dok


  SEMARANG, suaramerdeka.com – Setelah sukses merenovasi Masjid Istiqlal Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai renovasi Masjid Raya Baiturrahman Semarang.  

Upacara ground breaking renovasi Masjid Raya Baiturrahman, Kamis (2/9) kemarin, dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Lalu Ketua Umum MUI sekaligus Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman KH Ahmad Darodji, Sekretaris Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat, Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin dan lain-lain.

Mereka bersama-sama menekan tombol sirine dari anak tangga masjid, secara bersamaan sebuah alat berat mulai merobohkan bangunan gapura yang terletak tepat di area Simpanglima Semarang.

Baca Juga: Berharap Revitalisasi Kota Pusaka Lasem

‘’Gapura terpaksa dirobohkan karena menutupan kemegahan masjid itu sendiri,’’ kata Gubernur Ganjar.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Provinsi Jawa Tengah Cakra Negara melaporkan, masjid cagar budaya yang diresmikan Presiden Soeharto 15 Desember 1974 bertepatan 1 Dzulhijjah 1394, perlu dilakukan renovasi karena di beberapa bagian mulai mengalami kerusakan.
 
Sekretaris Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat menjelaskan, Kementerian PUPR menyiapkan bantuan sebesar Rp84,2 Miliar untuk mengembalikan kemegahan masjid tersebut.

Bangunan masjid berbentuk limasan dan berdiri di atas lahan seluas 11.765 m². Dengan luas eksisting bangunan masjid 6.000 m², sekolah 3.900 m² dan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) 800 m².

Baca Juga: Update Covid 2 September: Kasus Aktif Bertambah 8.955, Pasien Sembuh 21.208 Orang

‘’Masjid yang merupakan pusat dakwah islam di Semarang itu memiliki daya tampung sebesar 4.500 Jamaah. Renovasi pembangunan masjid akan memakan waktu pelaksanaan 360 hari kalender secara multi years kontrak,’’ katanya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X