Optimalkan Pembinaan Narapidana, Densus 88 Bahas Kerjasama dengan Kemenag

- Rabu, 1 September 2021 | 19:48 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas(Kemenag)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas(Kemenag)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini menerima audiensi Tim Densus 88 yang dipimpin Inspektur Jenderal Polisi, Marthinus Hukom.

Pertemuan membahas rencana kerja sama untuk mengoptimalkan peran penyuluh agama dalam pembinaan narapidana.

"Kami memiliki penyuluh yang tersebar hingga pelosok tanah air. Kemenag telah membuat ruang khusus untuk mensosialisasikan kebijakan-kebijakan Kementerian," kata Menag di Jakarta, Rabu, 1 September 2021.

Baca Juga: Amandemen UUD 1945 Perlu Melibatkan Seluruh Elemen Bangsa

Sebelumnya, Ka Densus 88 Marthinus Hukom menyampaikan rencananya untuk mengoptimalkan program pembinaan, khususnya dalam menangkal terorisme di masyarakat.

"Kami berharap bisa berkoneksi dengan para penyuluh untuk pembinaan melalui media sosial," kata Marthinus.

Dituturkan Irjenpol yang sukses menangkap Imam Samudra, saat ini Densus 88 sudah memiliki program pembinaan yang baik begitupun dengan sarana pendukungnya.

Baca Juga: Evaluasi PTM, DPRD Minta Pemkot Percepat Vaksinasi Pelajar

"Hanya Infrastruktur yang masih kurang, yakni lahan," tandasnya.

Para napi tersebar di rutan beberapa Polda, dan mereka bercampur dengan napi lain kasus.

"Dalam rutan kami, punya program pembinaan sedemikian rupa, dari sebelum subuh sampai saatnya istirahat. Setiap waktu silih berganti kami masukkan paham keagamaan juga kenegaraan."

"Menggunakan videotrone, para napi didekatkan hatinya agar tergerak kecintaannya kepada saudara sebangsanya," jelasnya.

Baca Juga: PPKM Belum Turun Level 1, Hendi Kejar Angka Testing dan Tracing Kasus Covid-19

Menurut Marthinus Hukom, pihak yang mendapat pembinaan itu tidak hanya napi, tapi juga keluarganya, baik istri atau suami, serta anak-anak dan orang tuanya.

"Harapan kami napi yang tersebar dapat disatukan, karena program pembinaannya berbeda dengan pembinaan yang lainnya," kata Marthinus.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X