Pastikan Terjangkau Bansos, Mensos Siapkan Aturan untuk Wilayah 3T

- Rabu, 1 September 2021 | 15:49 WIB
Mensos Tri Rismaharini (foto: humas Setkab)
Mensos Tri Rismaharini (foto: humas Setkab)

PEKANBARU, suaramerdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini merespon serius kondisi masyarakat di wilayah 3T, yang terkendala menerima bantuan sosial.

Mensos menyatakan, siap menandatangani peraturan untuk mempermudah mereka mendapatkan hak-haknya.

Dalam pertemuan dengan pemerintah daerah, bank Himbara, dan pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Riau, Mensos mendapat gambaran tentang bagaimana sulitnya medan yang harus ditempuh.

Saat mengecek kendala penyaluran bantuan, beberapa pendamping PKH menyatakan penyaluran bantuan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditempuh dengan menumpang perahu kecil menyusuri sungai atau menyeberangi laut.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melandai, Ruang Publik Mulai Dibuka

Biaya yang dikeluarkan untuk keperluan itu, berkisar antara Rp200-600 ribu.

"Bantuannya saja Rp200 ribu. Ongkosnya sampai Rp200-600 ribu. Sudah gitu taruhan nyawa. Ya untuk apa Pak. Saya akan siapkan peraturan khusus supaya mereka bisa menerima bantuan," kata Mensos dalam pertemuan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa 31 Agustus 2021.

Mensos menyatakan, faktor biaya dan kondisi alam yang sulit, membuat KPM di kawasan 3T terlambat menerima bansos.

"Jangan-jangan itu juga yang menjadi penyebab besarnya bansos yang tidak tersalurkan," katanya.

Baca Juga: Sidang Perkara BPR BKK Kebumen Hadirkan Ahli Pidana UII Yogyakarta

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X