Pemerintah Akui Masih Ada Keterbatasan Fasilitas Pendukung dan Cakupan Vaksinasi: bukan Halangan Dibukanya PTM

- Rabu, 1 September 2021 | 13:03 WIB
Juru Bicara Satgas Prof Wiku Adisasmito. (foto: prfmnews.pikiran-rakyat.com)
Juru Bicara Satgas Prof Wiku Adisasmito. (foto: prfmnews.pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah mengakui masih adanya keterbatasan fasilitas pendukung maupun cakupan vaksinasi di beberapa daerah.

Walau demikian, bukan halangan bagi pemerintah untuk membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Baca Juga: BIN Waspadai Munculnya ISIS K: Pemantauan dan Penyelidikan Terus Dilakukan

Menurut Wiku, operasional (PTM terbatas) mengacu kepada panduan pengawasan dan pembinaaan protokol kesehatan di satuan pendidikan dari Kemenkes.

“Operasional (PTM terbatas) mengacu kepada panduan pengawasan dan pembinaaan protokol kesehatan di satuan pendidikan dari Kemenkes," kata Wiku, seperti yang dikutip suaramerdeka.com, rabu, 1 September 2021, dari pikiran-rakyat.com di artikel yang berjudul: Satgas: PTM Dihentikan Tiga Hari Jika Ada Siswa Terpapar Covid-19

Terkait keterbatasan itu agar dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan bagi daerah yang telah diizinkan melakukan PTM.

Baca Juga: Said Didu Vs Fahri Hamzah, Beda Pandangan soal KPK

Tujuannya untuk menggiatkan tiga pilar pengendalian Covid-19 di sekolahnya secara lebih masif.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X