Indonesia Darurat Perlindungan Data Pribadi

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:18 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal. (suaramerdeka.com/dok)
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Banyaknya kasus kebocoran data yang terjadi Indonesia, dinilai sudah sangat mengkhawatirkan. Karena, hal tersebut membuktikan adanya persoalan serius terkait sistem keamanan data.

"Sebagai contoh pada tahun 2020, terjadi kebocoran data sekitar 230 data pasien Covid-19, kebocoran 91 juta akun Tokopedia, 13 juta akun Bukalapak. Kemudian di tahun 2021 kebocoran data 2 juta nasabah BRI Life beserta dokumen penting yang berhasil dicuri oleh hacker," kata anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Agustus 2021.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi Forum Legislasi bertema 'Nasib RUU Perlindungan Data Pribadi.' Menurutnya, data-data yang bocor sangat rawan diperjualbelikan.

Baca Juga: Miliki Sabu dan Ganja, Seorang Pemuda di Pekalongan Ditangkap

"Yang terjadi di Indonesia saat ini adalah krisis perlindungan data pribadi. Kalau boleh saya gambarkan, penyimpanan data di Indonesia cukup lemah," ujarnya.

Dia menambahkan, jika data berhasil diambil oleh hacker kemudian dijual di dunia maya, maka masyarakat menjadi korbannya. Misalnya korban kejahatan yang tiba-tiba menerima tagihan.

"Di era digitalisasi, kejahatan begitu ekstrim. Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika harus melakukan penguatan penyimpanan data," tandasnya.

Antara lain terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Baik perusahaan swasta, pemerintah ataupun lembaga-lembaga lainnya.

Baca Juga: Semarang PPKM Level 2, Perbaiki Angka Tes dan Pelacakan

"Kemudian, harus ada koordinasi yang terpadu antara Kominfo sebagai leading sector dengan Badan Siber dan Sandi Negara serta Polri. Sehingga jika terjadi kebocoran data di satu perusahaan, maka penelusuran dapat dengan cepat dilakukan," tegasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X