IPW Desak Polri Tahan Sofyan Jacob

- Selasa, 11 Juni 2019 | 14:10 WIB
Ketua Presidium IPW Neta S Pane (Foto Istimewa)
Ketua Presidium IPW Neta S Pane (Foto Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Setelah menahan Mayjen TNI (Purn) Soenarko dan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein dengan tuduhan makar, Polri juga harus segera menahan Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob. Sehingga, Polri tidak dituduh tebang pilih dalam menuntaskan dugaan kasus makar.

"Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi pada Polri, yang sudah menjadikan Sofyan sebagai tersangka dalam dugaan kasus makar. Penetapan Sofyan sebagai tersangka, menunjukkan bahwa Polri sangat serius untuk menuntaskan kasus makar," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane, Selasa (11/6).

Untuk itu, IPW mendesak Polri segera menahan Sofyan. Hal itu agar mantan Kapolda Metro Jaya tersebut tidak mempersulit proses penyidikan dan tidak menghilangkan barang bukti.

"Ini mengingat Sofyan adalah polisi senior yang sangat paham lika liku proses penyidikan. Selain Sofyan, IPW juga mendesak segera memeriksa tujuh jenderal purnawirawan Polri lainnya, yang ikut rapat dengan Sofyan," ujarnya.

Mereka adalah Irjen A, Irjen HP, Brigjen SH, Brigjen DS, Brigjen Z, Brigjen ES, dan Brigjen Har. Semuanya purnawirawan Polri. Menurutnya, jika ketujuh jenderal senior itu ikut terlibat dalam upaya makar, mereka juga harus dijadikan tersangka dan segera ditahan.

"Dalam menuntaskan kasus makar, Polri harus lebih dulu membersihkan internalnya. Sehingga upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan kepolisian, tidak digerogoti atau direcoki dari dalam," tandasnya.

Terutama dari para purnawirawan yang masih punya akses ke internal penyidik Polri. Artinya, kata dia, setelah menjadikan Sofyan sebagai tersangka, Polri perlu memeriksa tujuh jenderal purnawirawan lainnya yang 'ikut' bersama Sofyan.

"Setelah itu, Polri perlu menelusuri apakah ada jenderal aktif atau perwira aktif di tubuh Polri yang ikut mendukung gerakan yang dilakukan Sofyan. Jika ada, pembersihan harus segera dilakukan," tegasnya.

Hal itu agar keterlibatan mereka tidak menjadi duri dalam daging bagi Polri. Khususnya dalam melakukan upaya penegakan hukum terhadap para tersangka makar maupun kerusuhan 22 Mei lalu.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X