Symphonic Metal Pentatonik dari Pulau Dewata

- Selasa, 6 April 2021 | 12:00 WIB
(istimewa)
(istimewa)

Judul Singel: Sacred Secret Stone
Artis : Lemurian Codex
Produksi : Sanctuary Creative/2021

PULAU Bali telah melahirkan sejumlah musisi dari berbagai genre. Pada tahun 2019, telah hadir band pengusung symphonic metal, Lemurian Codex yang beranggotakan: Ki Ageng Sapta atau biasa disapa Moel Madness (vokal/komposer), Raden Bambang Sigit Noor Soegeng (Bambang) pada kibor, flute, saxophone, contra bass, Anak Agung Ngurah Goya Yamadagni (Agung) pada drum, dan Demang XXIX atau biasa disapa Danang Sutani pada lead guitar.

Tahun 2021 ini, Lemuria Codex merilis singel "Sacred Secret Stone". Menurut rilis yang diterima suaramedeka.com, saat akan menulis lirik lagu "Sacred Secret Stone", Lemurian Codex bekerja sama dengan yayasan Lanterha (lembaga meditasi lemuria) terkait manuskrip asli bangsa Lemuria yang ditemukan di situs gunung Sada Urip Jawa Barat di dekat situs Gunung Padang. Manuskrip itu berisi tentang rahasia tersimpan dalam  prasasti batu peninggalan bangsa Lemurian. Prasasti itu masih ditulis dalam bahasa dan huruf Lemuria yang merupakan kalimat sakral dan  mengungkap tentang rahasia semesta dan kehidupan.

Pada single Sacred secret stone ini lemurian codex mempercayakan jung mas unredable dan jung gita untuk female voice disajikan dgn vokal ala sinden pada bagian manuskrip bahasa asli lemuria. Berikut review singel Sacred Secret Stone:

Sacred Secret Stone: denting piano yang membentuk nada-nada pentatonis dari permainan Bambang, menyusul vokal latar yang berlatar musik berirama contra bit, namun kemudian hentakan drum dari Agung menyajikan bit-bit yang dobel pedal. Beberapa bar kemudian muncul vokal Moel yang menampilkan vokal scream berlatar rif-rif gitar dari Demang. Lagu ini menampilkan kombinasi unsur melodik yang dengan vokal scream sebagai wujud dari pola musik symphonic metal. Mencoba mengingatkan pada gaya musik Purgatory, atau POD. Namun yang membedakan adalah Lemurian Codex mampu menyisipkan unsur-unsur pentatonik di dalamnya.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Kisah Sejarah; Lambada, Sempat Tersandung Plagiatisme

Senin, 28 November 2022 | 21:59 WIB
X