The Rolling Stones (3), Mereka dan Narkotika

- Minggu, 20 Desember 2020 | 12:00 WIB
(istimewa)
(istimewa)

MEREKA kembali meraup sukses di Inggris dan Amerika berkat singel “19th Nervous Breakdown”. Singel yang dirilis bulan Februari 1966 ini mampu menduduki posisi ke-2 di Inggris dan Amerika Serikat. Singel atau lagu ini dibuka dengan petikan gitar rhytm sepanjang 4 bar oleh Brian Jones. Lalu lagu ini mengalun dalam birama 2/4 mid tempo. Pada bagian reffrain, Charlie menyisipkan fil in dan cymbal secara cepat. Menyusul singel berikutnya adalah “Paint it Black” pada bulan Mei 1966 dan “Mother’s Little Helper” yang dirilis bulan Juni 1966. Singel yang terakhir disebut, hanya dirilis di Amerika Serikat dan menduduki posisi ke-8. Konon lagu ini yang memunculkan anggapan bahwa The Rolling Stones mulai menggunakan obat-obatan terlarang.

Baca juga: The Rolling Stones (1), Persahabatan Jagger-Richard dan Jones

The Rolling Stones (2), Mendapat Lagu dari The Beatles

Toh mendengar anggapan itu, mereka cuek. Pada bulan September 1966, mereka merilis singel "Have You Seen Your Mother, Baby, Standing In The Shadow?" yang menduduki posisi ke-5 di Inggris dan posisi ke-9 di Amerika Serikat. Lagu ini untuk kali pertama merupakan lagu yang menggunakan instrument brass atau alat tiup.

Memasuki bulan Januari 1967, mereka merilis album Between The Buttons. Album ini berhasil menduduki posisi ke-3 di Inggris dan posisi ke-2 di Amerika. Album Between The Buttons versi Amerika dengan versi Inggris, memiliki perbedaan. Perbedaan itu terletak pada penggunaan singel “Let’s Spend The Night Together” dan “Ruby Tuesday” yang berhasil menduduki posisi 1 di Amerika dan no. 3 di Inggris.

Lagu “Let’s Spend The Night Together” dibuka dengan denting piano dari Jack Nistche yang cepat sepanjang 5 bar. Pada bar ke-2, langsung muncul chorus dari para personel The Rolling Stones sembari diiringi hentakan hustle non hit hat. Kemudian saat meluncur ke bagian verse dan reffrain, tampil dalam irama rock up tempo. Lagu ini kemudian banyak mempengaruhi grup band The Dance Company di Indonesia dalam lagu “Papa Rock n Roll”. Sementara pada lagu “Ruby Tuesday”, vokal Jagger langsung masuk ke bagian verse, diiringi denting piano dan tiupan recorder (sejenis suling) dari Brian Jones. Pada lagu ini Bill Wyman memainkan double bass dan Keith Richard memainkan gitar 12 strings. Satu hal yang diluar kebiasaan The Rolling Stones.

Proses penggarapan album ini, juga konon diwarnai dengan aksi penggeledahan oleh polisi. Karena mereka dianggap menggunakan obat-obatan terlarang. Studio rekaman berada di lantai 3 dan polisi ketika masuk di lantai dasar, telah diketahui oleh mereka. Secara cepat, mereka menyingkirkan barang-barang haram itu. Hingga polisi tidak menemukan bukti bahwa mereka menjadi pengguna obat-obatan terlarang.

Penggunaan obat-obatan terlarang, menjadi alasan bagi mereka lantaran tour yang melelahkan. Jadi penggunaan obat-obatan terlarang itu semacam doping. The Rolling Stones mulai menggenal obat-obatan terlarang, konon dari The Beatles. Namun justru mereka jauh lebih edan dalam penggunaan obat-obatan terlarang. Mereka berdua adalah grup band yang bersahabat. Bahkan ketika The Beatles menggarap video klip “All You Need Is Love” di tahun 1967, melibatkan mereka sebagai figuran.

Termasuk keterlibatan Brian Jones memainkan oboe pada lagu “Baby You’re A Richman” nya The Beatles, serta vokal latar Jagger dan Keith Richard pada lagu yang dirilis sebagai singel pendamping “Strawberry Field Forever” (1967) itu. Kerjasama kedua band legendaris ini terus berlanjut di tahun 1967 melalui sebuah album dan film Circus. Dokumentasi itu dirilis pada tahun 1997.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Boy Group PENTAGON Geser BTS-21 dan BlackPink?

Senin, 24 Januari 2022 | 19:09 WIB
X