SMK Muhamadiyah Rembang Resmikan Dealer Motor Listrik

- Minggu, 4 April 2021 | 16:57 WIB
Bupati Rembang, Abduol Hafidz memberikan dukungan langsung keberadaan dealer sepeda motor listrik milik SMK Muhamadiyah Rembang, dengan memesan sebanyak 10 unit. (SM/Dok)
Bupati Rembang, Abduol Hafidz memberikan dukungan langsung keberadaan dealer sepeda motor listrik milik SMK Muhamadiyah Rembang, dengan memesan sebanyak 10 unit. (SM/Dok)

REMBANG, suaramerdeka.com – SMK Muhamadiyah Rembang menjadi satu-satunya sekolah di Indonesia yang memiliki dealer penjualan sepeda motor listrik. Dealer tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Rembang, belum lama ini.

Keberadaan dealer motor listrik milik SMK Muhaamdiyah menjadi hal sensasional. Pasalnya, selama ini SMK lebih banyak hanya memiliki bengkel. Pendirian dealer sepeda motor listrik ini untuk memenuhi inovasi pada jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor.

Bupati Rembang Abdul Hafidz, mendukung penuh inovasi dari SMK Muhamadiyah Rembang. Sebagai bentuk dukungan, Hafidz memesan sebanyak 10 unit sepeda motor listrik untuk digunakan pada 2022 mendatang.

Untuk memastikan kenyaman sepeda motor, Bupati Hafidz melakukan test drive sendiri atas produk ECGO Bike 2 itu. Menurutnya sepeda motor listrik yang dijual dengan harga off the road sekira Rp 12,9 juta itu cukup nyaman dan ramah lingkungan.

Bupati menyebut, keberadaan dealer sepeda motor listrik ini, menandakan menejeman SMK Muhammadiyah Rembang cerdas dalam menangkap peluang. Hal itu pun selaras atas kebijakan pemerintah mengenai penggunaan transportasi listrik.

Memesan 10

"Saya tertarik karena didesain penuh kesederhanaan dan untuk mengurangi krisis energi yang hari ini pemerintah sudah menggalakan penggunaan energi terbarukan. Saya kira masyarakat akan tertarik, rasanya enak. Tahun 2022 Pemkab memesan 10 unit sebagai bentuk dukungan,” terang dia.

Hafidz juga berpesan agar SMK Muhammadiyah bisa memberikan batasan kepada para siswanya perihal belajar sambil bekerja. Dalam pengamatannya, ketika siswa sudah merasakan enaknya bekerja mendapat uang, biasanya kendor dalam belajar di sekolah.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Rembang, Suntari mengungkapkan, langkah mendirikan dealer motor listrik ini sejalan dengan jargon sekolahnya, yaiotu "Sekolah Inovasi Berbasis Industri".

Dengan adanya dealer tersebut, siswa dapat belajar tentang industri sambil bekerja. Apalagi, dealer dilengkapi dengan berbagaio sarana sesuai persyaratan PT. Green City Traffic (GCT) selaku produsen ECGO Bike II.

“Ada ruang display, ruang marketing, ruang direktur. Harapan kami dengan menjemput teknologi sepeda motor terbaru ini, guru kami dapat mengupdate teknologi dan siswa setelah lulus tidak bingung lagi. Praktik ini benar- benar nyata seperti yang ada di industri, bukan hanya simulasi saja,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Mengenal Smart Key Sistem pada Motor

Kamis, 7 Oktober 2021 | 18:48 WIB

Mobilitas Tinggi, Ojol Pilih Bahan Bakar RON Tinggi

Kamis, 7 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Penting, Cek Rem pada Motor Sebelum Berkendara

Rabu, 29 September 2021 | 19:17 WIB

Mario Suryo Aji Masuk 10 Besar Klasemen CEV Moto3

Selasa, 21 September 2021 | 19:43 WIB

7 Hal Penting Bawa Barang dengan Aman saat Bermotor

Kamis, 9 September 2021 | 18:55 WIB

Begini Teknik Jatuh dari Motor yang Aman

Selasa, 31 Agustus 2021 | 13:06 WIB
X