Pemerintah Targetkan Pengguna Kendaraan Bermotor Listrik Capai 400 Ribu pada 2025

Red
- Rabu, 3 Maret 2021 | 17:27 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah tengah menggalakkan industri kendaraan bermotor listrik. Pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai (KBL-BB) terus didorong di tanah air.

Langkah tersebut diambil Pemerintah guna menyongsong tren industri otomotif global dan turut serta mendukung kampanye dunia untuk mengurangi emisi karbon dan penghematan bahan bakar berbasis fosil, di samping menumbuhkan industri nasional.

“Indonesia memiliki peluang dan potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik. Hal ini didukung dengan tingkat kepemilikan kendaraan roda empat yang masih relatif rendah, serta kesiapan untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik dengan penyiapan infrastruktur yang sudah mulai bergerak,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangan resminya, seperti dikutip suaramerdeka.com Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Tren Modifikasi Yamaha WR 155 R Supermoto Merebak di Jogja

Untuk mengurangi emisi karbon mau tidak mau dunia akan mengarah pada fuel economy. Pemerintah secara bertahap harus menyiapkan regulasi terkait kendaraan listrik.

Regulasi yang dimaksud antara lain, Peraturan Presiden (Perpres) 55 tahun 2019 tentang percepatan KBL-BB untuk transportasi jalan. Guna mendukung pengembangan KBL-BB, Kemenperin juga telah menyusun peta jalan industri otomotif secara keseluruhan, termasuk di dalamnya terkait kendaraan bermotor listrik.

Peta jalan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian nomor 27 tahun 2020 tentang Spesifikasi, Peta Jalan Pengembangan, dan Ketentuang Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle).

Baca Juga: Tiga Model Sekaligus, HPM Luncurkan Produk Terbaru Secara Virtual

Di dalam peraturan tersebut, Pemerintah menargetkan 20% dari total unit kendaraan roda empat atau lebih merupakan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) pada tahun 2025, termasuk KBL-BB.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pacu Industri Otomotif, Insentif PPnBM Dioptimalkan

Kamis, 18 November 2021 | 18:49 WIB

Ini 5 Rekomendasi Mobil SUV Paling Irit

Selasa, 9 November 2021 | 17:16 WIB
X