• KANAL BERITA

Apakah Hubungan Kalian Cocok? Hitung Dulu Hari dan Weton Kelahiran dengan Cara Ini

Foto: seputarpernikahan.com
Foto: seputarpernikahan.com

Kejawen - Pernikahan adalah pintu gerbang menuju langgengnya hubungan kedua insan. Pernikahan merupakan sesuatu yang teramat sakral, sehingga tidak mengherankan jika banyak orang Jawa yang masih melestarikan hitung-hitungan weton antar calon pasangan.

Dalam pandangan Jawa, hitungan weton sering digunakan untuk menentukan kecocokan calon pasangan. Jika hasil perhitungan weton kedua pasangan ternyata meleset, maka untuk meminimalkan kemungkinan buruk, akan dilakukan ruwatan atau memilih hari pernikahan khusus agar dapat menangkal kesialan.

Berikut daftar nilai weton dan hari pasaran Jawa yang bisa digunakan untuk menghitung kecocokan tersebut.

SENIN  = 4

SELASA = 3

RABU = 7

KAMIS = 8

JUM’AT = 6

SABTU = 9

MINGGU = 5

DAFTAR WETON

LEGI = 5

PAHING = 9

P0N = 7

WAGE = 4

KLIW0N = 8


Untuk mengetahui kecocokan antara calon mempelai, maka masing-masing hari dijumlahkan dengan wetonnya. Misalkan si lelaki lahir pada Jumat Kliwon, berarti 6+8=14. Jika si wanita lahir pada Rabu Pon, maka jumlah yang didapat adalah 14 (hasil dari 7+7). Nantinya, jumlah weton lelaki dan wanita ditambahkan. Ini berarti, 14+14=28.

Selanjutnya, dari patokan di bawah ini akan diketahui apakah kedua calon mempelai tersebut menemui kecocokan atau tidak.

1. PEGAT (hasil penjumlahan 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)
Jika hasilnya tiba pada PEGAT, maka kemungkinan pasangan tersebut akan sering menemukan masalah di kemudian hari, bisa itu dari masalah ekonomi, kekuasaan, perselingkuhan yang bisa menyebabkan pasangan tersebut bercerai atau pegatan.

2. RATU (jika hasil penjumlahannya = 2, 11, 20, 29)
Jika hasilnya tiba pada RATU, bisa dikatakan pasangan tersebut memang sudah jodohnya. Dihargai dan disegani oleh tetangga maupun lingkungan sekitar. Bahkan banyak orang yang iri akan keharmonisannya dalam membina rumah tangga.

3. JODOH (jika hasil penjumlahannya = 3, 12, 21, 30)
Jika hasilnya tiba pada JODOH, berarti pasangan tersebut memang beneran cocok dan berjodoh. Bisa saling menerima segala kelebihan dan kekurangannya. Rumah tangga bisa rukun sampai tua.

4. TOPO (jika hasil penjumlahannya = 4, 13, 22, 31)
Jika hasilnya tiba pada TOPO, dalam membina rumah tangga akan sering mengalami kesusahan di awal-awal namun akan bahagia pada akhirnya. Masalah tersebut bisa saja soal ekonomi dan lain sebagainya. Namun pada saat sudah memiliki anak dan cukup lama berumah tangga, akhirnya akan hidup sukses dan bahagia.

5. TINARI (jika hasil penjumlahannya = 5, 14, 23, 32)
Jika hasilnya tiba pada TINARI, itu berarti akan menemukan kebehagaiaan. Gampang dalam mencari rezeki dan tidak sampai hidup kekurangan. Hidupnya juga sering mendapat keberuntungan.

6. PADU (jika hasil penjumlahannya = 6, 15, 24, 33)
Jika hasilnya tiba pada PADU, berarti dalam berumah tangga akan sering mengalami pertengkaran. Namun meskipun sering bertengkar, tidak sampai membawa ke dalam perceraian. Masalah pertengkaran tersebut bahkan bisa dipicu dari hal-hal yang sifatnya cukup sepele.

7. SUJANAN (jika hasil penjumlahannya = 7, 16, 25, 34)
Jika hasiknya tiba pada SUJANAN, maka dalam berumah tangga akan sering mengalami pertengkaran dan masalah perselingkuhan. Bisa itu dari pihak laki-laki maupun perempuan yang memulai perselingkuhan.

8. PESTHI (jika hasil penjumlahannya = 8, 17, 26, 35)
Jika hasiknya tiba pada PESTHI, berarti dalam berumah tangga akan rukun, tenteram, adem ayem sampai tua. Meskipun ada masalah apapun tidak akan sampai merusak keharmonisan keluarga.

Berkaca dari hasil penjumlahan tersebut, hari dan weton pasangan yang berjumlah 28 berarti jatuh pada PEGAT.


(Fadhil Nugroho Adi, Berbagai sumber/CN41/SM Network)