KAHMI Apresiasi Program Beasiswa KAUMY  Fellowship dalam Mencetak SDM Wirausaha

- Senin, 9 Juli 2018 | 04:15 WIB
Founder Kahmipreneur Kamrussamad (kemeja putih). (suaramerdeka.com/dok) 
Founder Kahmipreneur Kamrussamad (kemeja putih). (suaramerdeka.com/dok) 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Selain mencetak pengusaha muda dengan program Kahmipreneur, perluasan lain untuk mengembangkan pengusaha muda yang berkualitas juga dilakukan dengan program Fellowship.

Fellowship sendiri adalah program beasiswa yang lebih menunjang profesionalisme penerimanya, terutama mereka yang sedang melakukan study program master atau S2.

Founder Kahmipreneur Kamrusammad menuturkan, sesuai dengan program Kahmipreneur yaitu mencetak pengusaha muda yang mandiri dan tentunya menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Maka sangat sesuai dengan program Fellowship yang diluncurkaan oleh Keluarga Alumni UNiversitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY).

“Kita tahu semua, tujuan utama fellowship adalah pengembangan profesionalisme bagi mereka yang menerimanya,” ujarnya.

Fellowship sendiri adalah program beasiswa yang meliputi dana pendidikan kuliah, penelitian terkait isu tertentu, pengembangan organisasi masyarakat, magang, dan juga berbagai pelatihan.

“Kahmipreneur sendiri memang bertujuan untuk mencetak pengusaha muda yang mandiri, seandainya memang program fellowship diterapkan maka tidak menutup kemungkinan kita memiliki para pengusaha yang handal dan mampu meningkatkan perekonomian bangsa,” tegasnya.

Tentunya, penerima beasiswa harus mendedikasikan risetnya sesuai dengan ketentuan penyelenggara. Mereka juga diminta menulis penelitian setiap kurun waktu yang disepakati.

Tentunya, penelitian yang dilakukan diharapkan sangat bermanfaat dan membangun ekonomi masyrakat. Kamrusammad menegaskan, program Kahmipreneur juga sangat terbuka untuk seliruh masyarakat. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan tiga lembaga guna mencetak entrepreneur handal yang pastinya bisa bersaing.

“Tidak hanya dikota besar, kami membuka peluang diseluruh daerah baik yang kecil maupun yang besar. Sehingga, aka nada pertumbuhan ekonomi yang merata,” tukasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB

Tol Semarang-Demak Gunakan Bambu sebagai Matras

Kamis, 23 September 2021 | 02:09 WIB

Purbalingga dan Jepara Hentikan PTM

Kamis, 23 September 2021 | 02:03 WIB

Hidupi 80 Nenek Sebatang Kara

Kamis, 23 September 2021 | 01:52 WIB

Uang Suap Dicatat Bantuan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 01:40 WIB
X