Gangren, Gejala Baru Covid-19

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 09:42 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Berbagai media menyoroti kemungkinan kemunculan gejala baru Covid-19 yakni gangren yang dialami seorang wanita berusia 86 di Italia. Beberapa jari tangan wanita tersebut menghitam karena kematian jaringan pada anggota tubuh sehingga dokter harus mengambil tindakan amputasi pada tiga jari tangannya. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr RM Agit Sena Adisetiadi SpPD mengungkapkan infeksi virus SARS CoV-2 dapat memicu gangren.

Kondisi itu bisa terjadi karena Covid-19 dapat menyebabkan gangguan pembekuan atau pengentalan darah (koagulopati) dan gangguan aliran pembekuan darah yang menimbulkan gangguan oksigen ke organ tubuh tertentu. ''Gangren terjadi karena kematian jaringan yang terjadi pada anggota tubuh atau kulit,  kehilangan suplai darah atau akibat infeksi,'' jelas Agit, kemarin.

Ia mengatakan gangguan aliran pembuluh darah ke organ  tangan atau kaki secara cepat (akut limb iskemik/ALI) bisa terjadi pada 3-15 persen kasus pasien Covid-19 rawat inap. Terdapat sejumlah faktor risiko terjadinya ALI seperti penyakit jantung, penyakit gangguan kekentalan darah, dan kanker.

Manifestasi gangren terlihat dari adanya perubahan warna kulit disertai  rasa nyeri. Kondisi gangren yang memburuk  menyebabkan dokter harus mengambil tindakan amputasi pada tangan dan kaki. Apabila gangren disertasi infeksi berat dapat menyebabkan infeksi menyebar ke seluruh tubuh (sepsis) dan berakhir kematian.

Gangren bisa muncul akibat adanya gangguan pembekuan darah, diabetes, serta infeksi. Dengan begitu orang-orang dengan gangguan kesehatan atau penyakit tersebut juga berisiko terkena gangren.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Salah Menyimpan, Kandungan Susu Sapi Bisa Rusak

Rabu, 28 Juli 2021 | 07:45 WIB
X